
Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal nasib pelatih mereka, Eduardo Almeida, di tengah mulainya gelombang pergantian pelatih BRI Liga 1 2022/2023. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku terus berusaha membenahi performa mereka di lapangan.
"Kami selalu berkomunikasi dengan tim pelatih untuk membenahi performa tim," ucap Manajer Arema FC, Ali Rifki.
"Namun, kami tidak bisa menyampaikan semuanya ke khalayak. Kami ini selalu bekerja. Manajemen tidak diam. Publik memang ingin langsung tampak hasilnya, tapi kan tidak bisa seperti itu. Ada proses, progress, dan ada hal-hal yang tidak bisa disampaikan ke publik," sambungnya.
Lebih lanjut, Ali Rifki menilai ada satu hal yang bisa menghentikan suara-suara sumbang soal keberadaan Almeida di pos kepelatihan Arema FC. Hal tersebut, sambungnya, adalah kemenangan.
"Kalau untuk membuktikan diri, caranya ya harus menang pada setiap pertandingan," tegasnya.
Sebelumnya, sudah ada dua pelatih yang menjadi korban dari kejamnya persaingan di BRI Liga 1 2022/2023. Dua pelatih tersebut adalah Robert Rene Alberts dan Javier Roca. Robert sudah secara resmi mundur dari Persib Bandung. Sementara, nama Roca sudah tak masuk dalam daftar susunan pemain dan offisial Persik Kediri pada laga kontra Borneo FC.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tak Puas Gaya Bermain
Almeida bisa jadi akan menyusul kedua koleganya tersebut. Posisinya saat ini terus diusik menyusul belum stabilnya performa mereka di kompetisi musim ini. Sejauh ini, Arema baru meraih empat poin dari tiga laga mereka di BRI Liga 1 2022/2023 musim ini.
Tak hanya soal hasil, Almeida juga kerap dikritik terkait pilihan gaya bermain timnya. Aremania -julukan suporter Arema- menilai ciri khas permainan agresif Arema FC hilang di tangan pelatih asal Portugal ini.
"Kami ingin pelatih yang bisa mengembalikan karakter khas permainan Arema. Selama ini tak tampak karakter sepak bola Malangan khas Arema. Menang pun kami tak puas," tukas Koordinator Aremania Wilayah Klayatan, Achmad Ghozali.
Dalam Dilema
Sementara itu, Ali Rifki menilai bahwa tak selamanya Arema FC bermain pragmatis dan membosankan, seperti yang diprotes sejumlah Aremania. Contohnya, pada laga kontra PSS Sleman lalu, Arema dinilai sudah bermain bagus. Namun, pada laga tersebut, kami gagal meraih kemenangan.
"Akhirnya, kami kan bingung. Ketika kami menang tapi main nggak cantik, kami diprotes. Main cantik tapi nggak menang tetap diprotes," tutur Ali.
"Kami bingung seperti apa inginnya. Kalau saya pribadi ingin menang. Main cantik nggak cantik, pasti bangga kalau menang dan bisa mengangkat trofi," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Belum dalam Performa Terbaik di BRI Liga 1, Ini Kata Pelatih Bali United
Bola Indonesia 12 Agustus 2022, 21:15
-
Mengenang Gol Spektakuler Mantan Pemain Arema di Piala Dunia 1998
Piala Dunia 12 Agustus 2022, 19:58
-
BRI Liga 1 2022/2023: Pelatih Arema FC Tak Risaukan Tekanan Kepadanya
Bola Indonesia 12 Agustus 2022, 18:30
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR