Bola.net - - Pelatih PSIS Semarang, Subangkit membeberkan penyebab kekalahan timnya atas Persebaya Surabaya dalam partai pembuka grup Y Babak 8 Besar Liga 2, Rabu kemarin.
Menurut mantan pelatih Mitra Kukar itu, sebenarnya pertandingan berjalan dengan cukup baik dan kedua kesebelasan saling berbalas serangan. Namun ia mengakui penggawa Bajul Ijo lebih menguasai permainan.
"Di babak pertama mereka bisa menguasai permainan karena saya lihat pemain-pemain saya tidak pressure kalau ada lawan yang bawa bola dan juga mereka berhasil mematikan dua winger saya," ungkap Subangkit.
Sementara saat pemainnya sudah mampu memegang kendali permainan, justru penyelesaian akhir yang menjadi persoalan. Tapi pelatih asal Pasuruan tersebut berjanji untuk membenahi kekurangan-kekurangan itu.
"Saya kira masih ada waktu dua hari lagi untuk evaluasi dan tentunya akan kita pergunakan dengan sebaik-baiknya," tegas Subangkit.
"Setelah ini saya berencana melihat pertandingan PSPS Riau dan PS Mojokerto Putra, ini akan menjadi bahan untuk pertandingan selanjutnya," pungkasnya.
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Oknum Bonek Lakukan Pemukulan, Andie Peci Minta Maaf
Bola Indonesia 16 November 2017, 10:40
-
Oknum Bonek Berulah di Bandung?
Bola Indonesia 16 November 2017, 10:26
-
PSIS Kesulitan Temukan Ritme Permainan
Bola Indonesia 16 November 2017, 08:13
-
Subangkit Ungkap Penyebab Kekalahan PSIS dari Persebaya
Bola Indonesia 16 November 2017, 07:25
-
Irfan Jaya Sanjung Loyalitas Bonek Mania
Bola Indonesia 16 November 2017, 06:42
LATEST UPDATE
-
Liverpool Dapat Kabar Besar dari Jeremy Jacquet Jelang Musim Baru
Liga Inggris 27 Mei 2026, 13:28
-
Teka-teki Cedera Lamine Yamal Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 11:16
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR