
Bola.net - Jurgen Klopp enggan bicara soal taktik usai Liverpool mengalahkan Arsenal lewat babak adu penalti di 16 besar Carabao Cup 2019/20. Dia yakin kemenangan itu hasil dari semangat juang timnya.
Betapa tidak, kedua tim tampil beringas pada pertandingan ini. Skor 5-5 menutup waktu normal selama 90 menit, kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti yang dimenangkan Liverpool dengan skor 5-4.
Tanpa menghitung penalti, berarti ada 10 gol yang tercipta selama 90 menit di Anfield. Klopp yakin angka itu sudah cukup menjelaskan betapa panasnya pertandingan.
Sebab itu, dia tahu taktik tidak terlalu penting, hanya semangat juang. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bodo Amat!
Klopp mengakui timnya ceroboh pada beberapa kesempatan, kebobolan 5 gol bukan catatan apik. Namun, di saat yang sama Liverpool pun bisa mencetak 5 gol, torehan impresif.
"Kami membuat sejumlah kesalahan, beberapa umpan kami buruk. Terkadang kami bermain terlalu terbuka," kata Klopp kepada Sky Sports.
"Kami bisa saja bicara soal taktik, tapi siapa yang memedulikan taktik pada malam seperti ini?"
"Saya berharap para pemain bakal menjalani pertandingan yang tidak terlupakan. Yang mereka lakukan malam ini, saya benar-benar puas," sambungnya.
Gol-Gol Indah
Lebih lanjut, Klopp senang bisa memberi kesempatan pemain-pemain muda untuk merasakan atmosfer Anfield ketika hujan gol. Dia yakin pemain muda Liverpool akan terus mengingatnya.
"Rasanya seperti mimpi bermain di Anfield pertama kalinya, mungkin segalanya tidak berjalan mulus tetapi Anda harus tetap di jalur yang tepat. Semua gol yang kami ciptakan luar biasa," lanjut Klopp.
"Jika Anda tidak menang maka tidak akan ada yang mengingatnya dalam tiga tahun ke depan. Laga ini berjalan baik dan para pemain muda akan mengingatnya selamanya," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Jurgen Klopp Ancam Boikot Carabao Cup, Arsenal Main di Perempat Final?
- Terbukti Masih Mumpuni, Mungkinkah Mesut Ozil Dimainkan Lagi?
- Bagaimana Pendapat Unai Emery Tentang 'Pertandingan Gila' Liverpool vs Arsenal?
- Mesut Ozil Main, Arsenal Kalah, Bagaimana Reaksi Unai Emery?
- Statistik Liverpool vs Arsenal: Selama 66 Tahun, Anfield Hanya Dua Kali Kebobolan Lima Gol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sebelum Hadapi Liverpool, Skuat Arsenal Sempat Merasa Pede Bisa Menang
Liga Inggris 31 Oktober 2019, 23:50
-
Dicaci Fans, Hati Granit Xhaka Ambyar
Liga Inggris 31 Oktober 2019, 22:50
-
Arsenal Kalah dari Liverpool, Bellerin Kecewa Tapi Campur Bangga
Liga Inggris 31 Oktober 2019, 22:24
-
Januari, Liverpool Kejar Timo Werner
Liga Inggris 31 Oktober 2019, 21:40
-
Lima Klub Siap Bajak Transfer Jadon Sancho ke Manchester United
Liga Inggris 31 Oktober 2019, 21:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR