
Bola.net - Liverpool unggul enam poin dari Manchester United pada November 2020 lalu. Namun, masuk pekan ketiga Januari 2021, Liverpool justru tertinggal enam poin dari Setan Merah.
Performa Liverpool belakangan tengah menukik. Lima laga Premier League terakhir, Liverpool tak pernah menang. Bukan hanya tidak pernah menang, The Reds juga hanya mampu mencetak satu gol saja.
Sebuah opini menarik keluar dari mulut eks Manchester United, Gary Neville. Menurutnya, dipasangnya Jordan Henderson dan Fabinho sebagai bek tengah pada banyak laga membuat lini serang Liverpool mandul.
"Saya pikir Fabinho dan Henderson adalah proposisi yang sama sekali berbeda. Pemain lini tengah Liverpool yang paling kuat bermain sebagai bek tengah," kata Neville.
Namun, apakah hanya itu titik lemah Liverpool saat ini? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Tidak Punya Plan B
Pada bursa transfer musim panas 2020, Jurgen Klopp tidak banyak melakukan belanja pemain. Terbilang, hanya Thiago saja yang benar-benar 'terpakai'.
Liverpool turut mendatangkan Takumi Minamino dan Konstantinos "Kostas" Tsimikas. Akan tetapi, keduanya hanya berstatus ban serep saja.
Lini serang The Reds praktis tidak banyak berubah. Divock Origi juga tak banyak membantu. Jurgen Klopp tak punya Plan B.
Minamino dianggap belum matang betul sehingga tak bisa banyak diharapkan. Perubahan peran dari para gelandang menjadi bek sedikit banyak mengurangi intensitas ke area penyerangan.
Cedera, Tentu Saja
Diogo Jota menjadi satu di antara pemain Liverpool yang sangat dibutuhkan saat ini. Sayangnya, pemain baru yang direkrut dari Wolverhampton itu masih dilanda cedera panjang.
Trio Firmino, Mane, dan Salah tak banyak diganggu cedera, tapi kunci utama terletak pada lini tengah dan belakang. Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson yang telah pulih belum menemukan performa terbaiknya.
Padahal, duet bek sayap itu menjadi penyumbang buat gol-gol Liverpool yang bermain ofensif di sisi lapangan.
Firmino Masih Karatan
Bukannya ingin menyalahkan Firmino, tapi striker asal Brasil itu memang harus segera menunjukkan kualitasnya dengan gol. Tugas utamanya sebagai striker tentu menjadi kontributor utama di lini depan.
Jurgen Klopp agaknya terlalu memaksakan strategi yang sudah dijalankan 1-2 musim belakangan, padahal Firmino punya potensi lebih dari sekadar 'pembantu' buat Mane dan Salah.
Kalau berani, Klopp bisa mengubah gaya permainan dan memberikan peran berbeda kepada Firmino. Alih-alih menjadikannya defensive striker, sekalian saja jadi gelandang serang menggantikan peran Jota.
Liverpool masih memilih Divock Origi yang bisa jadi target man, sementara Mane dan Salah bisa leluasa bermanuver di sebelahnya. Duet Firmino dan Thiago mungkin bisa menambah tajam lini serang, sementara Wijnaldum bertugas sebagai penyeimbang di lini tengah.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Gregah Nurikhsani, 23 Januari 2021)
Baca Ini Juga:
- Petualangan Yeyen Tumena: Pemain Sepak Bola, Futsal, Komentator, Dirtek, Hingga Pelatih
- Frank Lampard dan 11 Manajer Chelsea Era Roman Abramovich, Siapa yang Terbaik?
- 5 Pemain Asing yang Mungkin Pindah Karena Status Shopee Liga 1 Belum Jelas
- Barisan Benteng Kokoh di La Liga Musim Ini: Mulai Sergio Ramos Hingga Kieran Trippier
- Gawat! Statistik Ini Menunjukkan Kalau Chelsea Bisa Finis di Luar 10 Besar EPL
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Kemenangan Terakhir Liverpool di Old Trafford, Mampukah The Reds Mengulanginya?
Liga Inggris 23 Januari 2021, 20:33
-
Liverpool Intip Peluang Dapatkan Vinicius Junior
Liga Inggris 23 Januari 2021, 20:20
-
Jumpa Liverpool di FA Cup, Solskjaer Ingin Ulangi Memori Tahun 1999
Liga Inggris 23 Januari 2021, 19:20
-
Manchester United vs Liverpool, Victor Lindelof Bakal Comeback
Liga Inggris 23 Januari 2021, 17:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR