
Bola.net - Hanya beberapa hari setelah melayang-layang dalam pesta juara Premier League 2019/20, Liverpool dijatuhkan kembali ke bumi oleh Manchester City. The Reds bertekuk lutut 0-4 di Etihad Stadium, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB.
Ya, kekalahan ini jelas sangat mengecewakan, juga mengejutkan. The Reds boleh kalah, mungkin karena masih belum benar-benar fokus, tapi margin empat gol tanpa balas jelas terlalu besar bagi tim sekuat Liverpool.
Usai pertandingan ini, Jurgen Klopp mengakui timnya pantas kalah, tapi bukan karena bermain buruk. Dia bahkan senang dengan sikap para pemain sepanjang pertandingan, khususnya ketika sudah tertinggal tiga gol di babak pertama.
Di sisi lain, Guardiola pun yakin timnya mengalahkan versi terkuat Liverpool, bukan tim lemah yang hilang fokus. Dia percaya duel kemarin berjalan adil dan Man City pantas jadi pemenang.
Lantas, jika Liverpool tidak mau berdalih hilang fokus karena pesta juara, apa penyebab sebenarnya penampilan buruk mereka? Klopp mungkin tidak menjelaskannya secara langsung, tapi setidaknya ada 5 kesalahan besar yang dia lakukan pada pertandingan tersebut.
Apa saja? Mengutip Daily Star, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
1. Robertson butuh istirahat?
Andrew Robertson merupakan salah satu pembelian terbaik Jurgen Klopp. Dia merupakan elemen penting kesuksesan Liverpool dalam dua musim terakhir.
Namun, malam itu di Etihad Stadium, Robertson tampil tidak dikenali. Dia membuat kesalahan pada dua kebobolan Liverpool dan jelas tidak bisa menyamai kecepatan permainan rekan-rekannya.
Jika mengetahui Robertson tidak fokus sejak awal, mungkin seharusnya Klopp bisa memberikan kesempatan pada James Milner di posisi itu.
2. De Bruyne dibiarkan bebas
Bakat Kevin De Bruyne tidak perlu diragukan lagi, dia merupakan pemain terbaik Man City musim ini. Sebab itu, cukup mengejutkan melihat De Bruyne bisa bermain bebas menghadapi Liverpool.
Dia benar-benar leluasa merancang serangan dari lini tengah. Tidak ada penjagaan ketat dari gelandang Liverpool, tidak dari Fabinho, Jordan Henderson, atau Wijnaldum.
Akibatnya buruk bagi Liverpool. De Bruyne menyuguhkan level terbaiknya, mencetak gol dan meladeni rekan-rekannya untuk membombardir pertahanan The Reds.
3. Di mana para pemain muda?
Hanya Klopp yang tahu alasan mengapa dia tidak memberi kesempatan pada pemain-pemain muda seperti Curtis Jones atau Harvey Eliott untuk mendulang pengalaman pada laga masif kontra Man City.
Jones sudah membuktikan kualitasnya di FA Cup musim ini, dia mencetak gol indah untuk menyingkirkan Everton dari kompetisi tersebut.
Eliott pun punya masa depan cerah, tapi sepertinya dia mulai frustrasi karena tidak banyak mendapatkan menit bermain.
4. Kurang perang mental
Klopp pernah bicara ingin meniru kualitas dan cara kerja Sir Alex Ferguson di Manchester United. Namun, dia masih harus menempuh jalan panjang.
Bisakah Bolaneters membayangkan MU [yang dahulu] langsung takluk 0-4 dari rival terbesar mereka hanya sepekan setelah mengunci gelar liga?
Kharisma Klopp memang luar biasa, dia pelatih yang disukai banyak orang -- bahkan disukai lawan. Namun, dia harus lebih berani beradu mental jika ingin menundukkan pasukan Guardiola musim depan.
5. Opsi terbatas
Karier Adam Lallana sudah selesai, Xherdan Shaqiri sepertinya tidak punya masa depan. Sebab itu, Klopp harus berusaha memperkuat lini serang timnya musim depan.
Dia memerlukan penyerang-penyerang baru yang bisa masuk dan mengubah pertandingan. Terbukti, masuknya Alex Oxlade-Chamberlain dan Divock Origi tidak benar-benar membuat Man City kesulitan.
Juga masih ada Takumi Minamino yang belum benar-benar menyesuaikan diri. Untuk itu, jika ingin mempertahankan gelar musim depan, Klopp harus memperkuat skuadnya.
Sumber: Daily Star
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
-
Link Streaming Frosinone vs Juventus - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:41
-
Link Streaming Elche vs Barcelona - Senin 24 Agustus 2026
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 14:38
-
Link Streaming Newcastle vs Liverpool - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:26
-
Link Streaming Man City vs Bournemouth - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:13
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 25 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 13:21
-
Elkan Baggott Ungkap Perasaan Frustrasinya Usai Tinggalkan Ipswich Town
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 12:28
-
Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR