
Bola.net - Tottenham kalah melawan Chelsea pada laga pekan ke-22 Premier League, Jumat (5/2/2021) dini hari WIB. Pada duel di Tottenham Hotspur Stadium itu, tuan rumah kalah dengan skor 1-0.
Satu-satunya gol Chelsea dicetak Jorginho. Pemain asal Italia mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi penalti pada menit ke-24.
The match-winner! 🤩#TOTCHE pic.twitter.com/pTAShMG3H8
— Chelsea FC (@ChelseaFC) February 5, 2021
Hasil ini membuat Chelsea berada di posisi keenam klasemen dengan 36 poin. The Blues belum pernah kalah pada tiga laga pertamanya bersama Thomas Tuchel. Sementara, Tottenham di posisi ke-8 dengan 33 poin. Tottenham kalah pada tiga laga terakhirnya.
Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari duel Chelsea vs Tottenham? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Sulit Tanpa Harry Kane

Kehilangan Harry Kane menjadi awal dari ambruknya performa apik Tottenham. Kane mengalami cedera engkel ketika Tottenham kalah dengan skor 3-1 dari Liverpool.
Setelah itu, Tottenham kalah dua laga beruntun yakni melawan Brighton dan Chelsea. Tak satu pun gol berhasil dicetak Chelsea pada duel ini.
Carlos Vinicius yang diharapkan tampil sebagai pengganti masih jauh dari harapan. Gareth Bale entah ke manan. Sementara, Son Heung-min kehilangan rekan terbaiknya di atas lapangan.
Mason Mount Bersinar

Mason Mount awalnya diprediksi akan kehilangan tempat di lini tengah. Mason Mount yang selama ini dianggap 'anak emas' Frank Lampard justru menjadi andalan bagi Tuchel.
Pada laga melawan Tottenham, Mason Mount menjadi pemain paling banyak melepas umpan kunci. Dia banyak melepas umpan berbahaya di area pertahanan Tottenham.
Mason Mount juga punya tiga peluang untuk mencetak gol. Jika saja Mason Mount sedang berada dalam hari baiknya, bukan tidak mungkin dia akan mencetak gol atau assist saat berjumpa Tottenham.
Identitas Chelsea-nya Tuchel
Terlalu dini menilai Chelsea dan Thomas Tuchel sudah klop. Akan tetapi, identitas baru Chelsea yang coba dibangun Tuchel mulai nampak.
Chelsea makin paten dengan formasi 3-4-2-1. Tiga bek sejajar membuat lini belakang Chelsea sangat solid. Mereka belum kebobolan pada tiga awal bersama Tuchel.
3 - Thomas Tuchel has become the first Chelsea manager to keep clean sheets in each of his first three matches at the club since José Mourinho did so back in August 2004 (also 3). Mantle. pic.twitter.com/irZrKZfhIY
— OptaJoe (@OptaJoe) February 4, 2021
Sementara, penguasaan bola menjadi pilar penting bagi Chelsea. Jorginho memainkan peran yang krusial di lini tengah sebagai distributor bola.
Timo Werner Masih Tumpul

Timo Werner bermain penuh pada duel melawan Tottenham. Pemain 24 tahun tampil pada posisi idamannya. Namun, Timo Werner belum juga mencetak gol untuk Chelsea.
Pemain asal Jerman itu absen mencetak gol pada 14 laga Premier League secara beruntun.
Namun, bukan berarti Timo Werner tidak punya kontribusi. Dia memenangkan penalti setelah aksinya dilanggar Eric Dier. Pada musim 2020/2021, Werner telah memenangkan tiga penalti untuk The Blues.
Mulut Besar Jose Mourinho
Mourinho memberikan psywar pada Thuchel sebelum laga. Dia menyebut melatih Chelsea adalah perkara yang mudah.
"Saya kira tidak terlalu sulit melatih Chelsea sebab saya pernah jadi juara tiga kali, Ancelotti pernah jadi juara, Antonio Conte juga jadi juara," kata Mou kepada Sky Sports.
Bukan hal baru jika Mourinho bermulut besar. Hanya saja, kali ini mulutnya harus bungkam usai laga. Tottenham kalah dan Mourinho untuk pertama kalinya kalah pada dua laga kandang beruntun dalam karirnya.
3 - Spurs have lost the previous three Premier League home games in which they've conceded the opening goal this season, while Chelsea have only lost one of their last 14 in the competition when scoring first (W11 D2). Quagmire. pic.twitter.com/Go5B62NAk0
— OptaJoe (@OptaJoe) February 4, 2021
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Ini Juga:
- Jose Mourinho Akhirnya Derita Dua Kekalahan Kandang Beruntun, Sudah Bukan Special One Lagi?
- Tuchel Deteksi Kekurangan Chelsea Meski Sukses Atasi Tottenham, Apa Itu?
- Man of the Match Tottenham vs Chelsea: Jorginho
- Hasil Pertandingan Tottenham vs Chelsea: Skor 0-1
- Ini yang Bikin Ozan Kabak Ngefans Banget Pada Virgil van Dijk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Busuk di Real Madrid, Chelsea Siap Tampung Kembali Eden Hazard
Liga Inggris 5 Februari 2021, 19:00
-
Benahi Pertahanan, Thomas Tuchel Minta Chelsea Beli Dayot Upamecano
Bundesliga 5 Februari 2021, 18:20
-
Bukan Real Madrid, David Alaba Bakal Gabung Chelsea?
Bundesliga 5 Februari 2021, 17:30
-
Prediksi Sheffield United vs Chelsea 8 Februari 2021
Liga Inggris 5 Februari 2021, 16:04
-
5 Gelandang Bertahan Termahal yang Pernah Dibeli Chelsea
Editorial 5 Februari 2021, 15:38
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Sassuolo vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 19:45
-
Daftar Pemain Voli Putra Surabaya Samator di Proliga 2026
Voli 6 Januari 2026, 19:31
-
IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
Basket 6 Januari 2026, 19:15
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 6 Januari 2026, 19:03
-
Menyala Bersama Kanada, John Herdman Dinilai Cocok Nahkodai Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Januari 2026, 18:07
-
Resmi! Chelsea Perkenalkan Liam Rosenior Sebagai Manajer Baru
Liga Inggris 6 Januari 2026, 17:42
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR