Bola.net - Roman Abramovich adalah sosok sentral yang membawa Chelsea menjadi salah satu tim yang disegani di Inggris dan juga Eropa saat ini. Melalui kucuran dana yang berlimpah, pria asal Rusia tersebut secara konsisten menjaga kualitas skuat The Blues hingga bisa selalu kompetitif di level tertinggi.
Meskipun begitu, Abramovich juga dikenal sebagai sosok yang memiliki standar tinggi mengenai prestasi. Tak sedikit manajer yang menangani Chelsea hanya seumur jagung karena prestasi yang tidak sesuai harapan maupun performa yang jeblok.
Sejak mengakuisisi klub sepuluh tahun yang lalu, Abramovich total telah melakukan 11 pergantian pelatih. Rumor berkembang di Inggris bahwa pria berusia 46 tahun tersebut kerap kali ikut campur dan memberi tekanan dalam sejumlah pengambilan keputusan yang seharusnya menjadi wewenang manajer.
Menanggapi hal tersebut, salah satu eks manajer Chelsea di tahun 2007-08, Avram Grant mengemukakan bantahannya.
"Tidak, dia tidak pernah melakukannya dengan saya. Saya pikir begitu pula dengan para manajer yang lain. Kabar tersebut tidak benar," jawab pelatih berusia 58 tahun tersebut.
"Abramovich telah mengeluarkan uang yang banyak di Chelsea, jadi ia berhak mengemukakan pendapatnya. Tapi pada akhirnya keputusan akhir tetap berada di tangan manajer."
Lebih lanjut, pria asal Israel tersebut menyebut bahwa Abramovich adalah sosok yang mengerti sepakbola dan kerap kali berdiskusi dengan manajer dan juga direktur eksekutif klub.
"Ketika kami bicara tentang sepakbola, ia akan mengutarakan pendapatnya, begitu juga dengan direktur eksekutif. Namun tetap saja keputusan akhir menjadi hak manajer sepenuhnya."
"Saya telah cukup lama mengenalnya dan ia tak pernah menentang keputusan saya. Jika seorang manajer berkata 'saya tak ingin pemain ini', maka ia juga tak akan membelinya," tutup Grant. [initial]
Baca Juga:
Meskipun begitu, Abramovich juga dikenal sebagai sosok yang memiliki standar tinggi mengenai prestasi. Tak sedikit manajer yang menangani Chelsea hanya seumur jagung karena prestasi yang tidak sesuai harapan maupun performa yang jeblok.
Sejak mengakuisisi klub sepuluh tahun yang lalu, Abramovich total telah melakukan 11 pergantian pelatih. Rumor berkembang di Inggris bahwa pria berusia 46 tahun tersebut kerap kali ikut campur dan memberi tekanan dalam sejumlah pengambilan keputusan yang seharusnya menjadi wewenang manajer.
Menanggapi hal tersebut, salah satu eks manajer Chelsea di tahun 2007-08, Avram Grant mengemukakan bantahannya.
"Tidak, dia tidak pernah melakukannya dengan saya. Saya pikir begitu pula dengan para manajer yang lain. Kabar tersebut tidak benar," jawab pelatih berusia 58 tahun tersebut.
"Abramovich telah mengeluarkan uang yang banyak di Chelsea, jadi ia berhak mengemukakan pendapatnya. Tapi pada akhirnya keputusan akhir tetap berada di tangan manajer."
Lebih lanjut, pria asal Israel tersebut menyebut bahwa Abramovich adalah sosok yang mengerti sepakbola dan kerap kali berdiskusi dengan manajer dan juga direktur eksekutif klub.
"Ketika kami bicara tentang sepakbola, ia akan mengutarakan pendapatnya, begitu juga dengan direktur eksekutif. Namun tetap saja keputusan akhir menjadi hak manajer sepenuhnya."
"Saya telah cukup lama mengenalnya dan ia tak pernah menentang keputusan saya. Jika seorang manajer berkata 'saya tak ingin pemain ini', maka ia juga tak akan membelinya," tutup Grant. [initial]
Baca Juga:
Mourinho Tak Punya Starting Line Up Andalan di Chelsea
Gullit Ragukan Mourinho di Chelsea
Lagi, Eks Manajer Chelsea Pertanyakan Tersingkirnya Juan Mata
Mourinho Tantang Pemain Cadangan Buktikan Diri di Piala Liga
(bbc/mri)TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juan Mata Berterima Kasih Kepada Fans Chelsea
Liga Inggris 24 September 2013, 22:44
-
Cazorla: Juan Mata Menderita di Chelsea
Liga Inggris 24 September 2013, 20:20
-
Mourinho Selalu Berterus Terang Kepada Pemain
Liga Inggris 24 September 2013, 18:58
-
Grant: Mata Tak Bakal Dibuang Chelsea
Liga Inggris 24 September 2013, 16:36
-
'United Haram Jual Rooney ke Chelsea'
Liga Inggris 24 September 2013, 14:25
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR