
Bola.net - Bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold, memiliki misi untuk mengubah pemikiran jika posisinya tidak penting. Alexander-Arnold mengaku tumbuh dengan pemikiran tidak ada pemain yang ingin menjadi Gary Neville.
Alexander-Arnold bermain begitu bagus untuk Liverpool dalam dua tahun terakhir. Dia punya peran yang besar dalam setiap pertandingan The Reds, termasuk saat meraih gelar juara Liga Champions musim 2018/2019 lalu.
Terbaru, Alexander-Arnold tampil apik saat Liverpool menang dengan skor 2-0 atas Sheffield, Jumat (3/1/2020) dini hari WIB. Gol Liverpool, pada duel pekan ke-21 Premier League itu, dicetak Mohamed Salah dan Sadio Mane.
Hasil apik itu membuat Liverpool kini melaju kencang di puncak klasemen dengan keunggulan 13 poin atas tim posisi kedua, Leicester. Liverpool menang dalam 11 pertandingan beruntun di Premier League.
Tidak Ingin Menjadi Gary Neville
Posisi bek sayap tidak mendapat sorotan lebih layaknya bek tengah, gelandang atau penyerang. Mereka acap kali dilupakan begitu saja keberadaan dan perannya. Alexander-Arnold mengakui hal tersebut.
Kini, Alexander-Arnold berupaya untuk mengubah pola pikir demikian. Dia, bersama Andrew Robertson, mencoba untuk memberi pesan bahwa posisi bek sayap sangat penting dalam sebuah permainan.
"Kami ingin membawa cara berpikir yang berbeda. Itulah yang coba kami lakukan dalam 18 bilan terakhir ini," ucap Alexander-Arnold dikutip dari BT Sports.
"Sebagai duet, kami ingin mengubah bagaimana orang berpikir tentang posisi kami sebelumnya. Jelas, ada pepatah yang terkenal: tidak ada yang ingin tumbuh menjadi bek sayap atau Gary Neville," kata Alexander-Arnold.
Rekan Sekali Pesaing, Relasi Alexander-Arnold dan Robertson

Trent Alexander-Arnold menjadi bek sayap dengan prospek yang cerah di Inggris. Usianya masih sangat muda, 21 tahun. Selain itu, Liverpool juga punya Andrew Roberton di posisi bek kiri. Pemain asal Skotlandia itu baru berusia 25 tahun.
"Jelas, kami sangat kompetitif dalam diri masing-masing. Kami akan saling bersaing, siapa di antara kami yang bisa mencetak gol dan assist lebih banyak. Itu memberi motivasi pada kami," ucap Alexander-Arnold.
Alexander-Arnold dan Robertson kini menjadi pasangan bek sayap yang sedang onfire. Performanya dianggap sangat vital untuk Liverpool. Mereka juga dianggap sebagai contoh bek sayap ideal pada permainan sepak bola terkini.
Sumber: BT Sports
Baca Ini Juga:
- Statistik Laga Liverpool vs Sheffield: Magis Si Kidal, Mohamed Salah
- Statistik Laga Arsenal vs Manchester United: The Red Devils Sial Tiap Melawat ke Emirates
- 50 Laga Alisson di Premier League, Harga Mahal Itu Tinggal Kenangan
- Premier League: Liverpool Satu Tahun Tanpa Kalah, Apa yang Terjadi?
- Alisson Becker Catat Rekor Kiper Pertama Raih Samba d'Or
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Butuh Lakukan Ini Jika Ingin Dibandingkan Dengan Man United 2008
Liga Inggris 3 Januari 2020, 23:21
-
Liverpool Disarankan untuk Rekrut Jadon Sancho
Liga Inggris 3 Januari 2020, 20:25
-
Manajer Sheffield: Saya Suka Segalanya Tentang Liverpool
Liga Inggris 3 Januari 2020, 18:44
-
Bicara Jujur Soal Liverpool, Bos Sheffield United Dapat Pujian Fans The Reds
Liga Inggris 3 Januari 2020, 17:29
-
Prediksi Liverpool vs Everton 5 Januari 2020
Liga Inggris 3 Januari 2020, 17:26
LATEST UPDATE
-
Emoh Balik ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
Liga Italia 27 Mei 2026, 08:13
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR