Bola.net - Sam Allardyce merasa bahwa ada satu hal yang menghalangi dirinya menukangi Manchester United. Bukan kualitas apalagi pengalaman, melainkan namanya yang tidak terdengar asing.
Sosok yang dikenal dengan panggilan 'Big Sam' tersebut sudah malang melintang di dunia kepelatihan sejak tahun 1991. Ada banyak klub yang diperkuat olehnya, seperti Newcaslte United dan West Ham United.
Bahkan ia pernah dipercaya menukangi Timnas Inggris. Sayang, ia hanya bertahan selama dua bulan karena masalah skandal yang sempat ramai dibicarakan di the Three Lions. Posisinya digantikan oleh Gareth Southgate.
Sekarang pria berumur 65 tahun itu sedang menganggur. Ia memutuskan untuk meninggalkan klub asuhannya, Everton, pada akhir musim 2017/18 lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Masalah Nama
Allardye memiliki segudang pengalaman serta rasa hormat dari pelatih lain pada saat ini. Tetapi, sampai sekarang, tak pernah ada nama klub besar seperti Manchester United yang nangkring dalam CV-nya.
Ia sendiri percaya bahwa dirinya sebenarnya bisa menukangi klub yang sekarang diasuh Ole Gunnar Solskjaer tersebut. Tapi karena masalah nama, hal tersebut tak kunjung terwujud.
"Cara terbaik untuk mendapatkan pekerjaan di Premier League, jika anda adalah seorang pelatih berkebangsaan Inggris, adalah dengan mengubah nama jadi nama asing," ungkap Allardyce kepada talkSPORT.
"Saya selalu berkata bahwa andai nama saya 'Allardicio', saya bisa saja melatih Manchester United," lanjutnya.
Pelatih Lokal Cenderung Dianaktirikan
Ia juga menyinggung klub Inggris yang cenderung menganak-tirikan pelatih lokal. Dalam kasus ini adalah pelatih Burnley, Sean Dyche. "Sean Dyche telah membawa Burnley dari ketidakjelasan ke Eropa."
"[Tempat] di Eropa, usai melewati pertandingan dengan level yang konsisten, lebih sulit untuk dicapai ketimbang meraih gelar, di mana anda bisa bermain enam atau tujuh laga dan lolos ke final kejuaraan," tambahnya.
"Saya tidak paham dengan logikanya. Anda tak bisa bekerja pada sebuah klub kecil dan mengharapkan pekerjaan yang lebih besar dengan memenangkan trofi... itu adalah omong kosong yang absolut," tutupnya.
(Talksport)
Baca Juga:
- Antonio Valencia: Lihat Manchester United Sekarang Hanya Bikin Sakit
- Siapa Lebih Cocok Latih Manchester United, Solskjaer atau Pochettino?
- Pandit: Paul Pogba Tidak Akan Pernah Bermain Lagi di MU
- 7 Menit Cuplikan Masa Depan Cerah Manchester United
- Jose Mourinho Mengaku Menderita Usai Dipecat Manchester United, Khususnya pada Momen Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Astana, MU Turunkan Mayoritas Pemain Muda
Liga Eropa UEFA 26 November 2019, 21:00
-
Terungkap, Jesse Lingard Sempat Tolak Gabung Liverpool dan Man City
Liga Inggris 26 November 2019, 20:40
-
Paul Pogba Diklaim Tidak akan Bermain Lagi untuk Manchester United
Liga Inggris 26 November 2019, 20:20
-
Kesaksian Antonio Valencia Mengenai Betapa Keramatnya Nomor 7 di MU
Liga Inggris 26 November 2019, 20:00
-
Jika Tidak Mau Digusur Pochettino, Ole Gunnar Solskjaer Harus Buktikan Kualitasnya
Liga Inggris 26 November 2019, 19:40
LATEST UPDATE
-
Persik vs Persib: Bojan Hodak Pede Bisa Menang, Beckham Putra Tak Gentar
Bola Indonesia 5 Januari 2026, 13:15
-
6 Rekor Valentino Rossi yang Berpotensi Dipatahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Otomotif 5 Januari 2026, 13:10
-
Gonzalo Garcia dan Seni Kesederhanaan
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10




















KOMENTAR