Bola.net - Meskipun pernah berkolaborasi saat masih sama-sama bekerja di Porto, Chelsea, dan juga Internazionale, namun sudah menjadi rahasia umum bahwa saaat ini Jose Mourinho dan Andre Villas-Boas memiliki hubungan yang kurang baik.
AVB pernah bekerja sebagai staf scouting Mourinho selama tujuh tahun, namun ia tak pernah dipercaya untuk memegang posisi yang lebih tinggi. Oleh karena itulah Villas-Boas akhirnya memilih berpisah jalan dengan Mourinho dan menjalani karirnya sendiri sebagai seorang pelatih bersama Porto di tahun 2010.
Pelatih muda berusia 37 tahun tersebut mengaku tak menyesal telah meninggalkan Mourinho.
"Saya tidak sampai tak bisa tidur. Perpisahan kami disebabkan karena saya masih memiliki ambisi lebih untuk mempersembahkan sesuatu untuk Jose dan ingin lebih terlibat dalam pekerjaan manajerial klub," ungkap Villas-Boas.
"Saya merasa bahwa seharusnya saya bisa memberikan andil lebih. Namun Jose menganggap bahwa ia tidak membutuhkan orang lagi sebagai asisten. Karena itulah saya memutuskan berpisah dengannya saat di Inter."
Meskipun hubungannya dengan Mourinho tidak lagi sebaik dulu, namun pria yang saat ini menjabat sebagai manajer Tottenham ini mengaku bahwa mereka berdua tetap saling respek sebagai sesama pelatih.
"Kami dulu memiliki hubungan personal dan profesional yang sangat baik dulu, namun sekarang tidak lagi."
"Saya pikir tidak perlu penjelasan tentang hal tersebut, hubungan kami telah pecah. Kami tetap saling respek satu sama lain dan mengerti bahwa apa yang telah kami raih bersama-sama tak akan hilang begitu saja. Tapi tetap saja, hubungan kami tak akan pernah sebaik dulu lagi."
Akhir pekan ini, dua manajer asal Portugal ini akan bereuni di White Hart Lane dalam Derby London yang mempertemukan Spurs kontra Chelsea. [initial]
Baca Juga:
AVB pernah bekerja sebagai staf scouting Mourinho selama tujuh tahun, namun ia tak pernah dipercaya untuk memegang posisi yang lebih tinggi. Oleh karena itulah Villas-Boas akhirnya memilih berpisah jalan dengan Mourinho dan menjalani karirnya sendiri sebagai seorang pelatih bersama Porto di tahun 2010.
Pelatih muda berusia 37 tahun tersebut mengaku tak menyesal telah meninggalkan Mourinho.
"Saya tidak sampai tak bisa tidur. Perpisahan kami disebabkan karena saya masih memiliki ambisi lebih untuk mempersembahkan sesuatu untuk Jose dan ingin lebih terlibat dalam pekerjaan manajerial klub," ungkap Villas-Boas.
"Saya merasa bahwa seharusnya saya bisa memberikan andil lebih. Namun Jose menganggap bahwa ia tidak membutuhkan orang lagi sebagai asisten. Karena itulah saya memutuskan berpisah dengannya saat di Inter."
Meskipun hubungannya dengan Mourinho tidak lagi sebaik dulu, namun pria yang saat ini menjabat sebagai manajer Tottenham ini mengaku bahwa mereka berdua tetap saling respek sebagai sesama pelatih.
"Kami dulu memiliki hubungan personal dan profesional yang sangat baik dulu, namun sekarang tidak lagi."
"Saya pikir tidak perlu penjelasan tentang hal tersebut, hubungan kami telah pecah. Kami tetap saling respek satu sama lain dan mengerti bahwa apa yang telah kami raih bersama-sama tak akan hilang begitu saja. Tapi tetap saja, hubungan kami tak akan pernah sebaik dulu lagi."
Akhir pekan ini, dua manajer asal Portugal ini akan bereuni di White Hart Lane dalam Derby London yang mempertemukan Spurs kontra Chelsea. [initial]
Baca Juga:
Pemain Spurs ini Masih Dendam Pada Chelsea
Villas-Boas: Saya Tak Peduli Kepada Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho Hargai Usaha Keras Juan Mata
Liga Inggris 27 September 2013, 21:33
-
Mourinho Soal AVB: Saya Bukan Anak Kecil
Liga Inggris 27 September 2013, 20:26
-
Ronaldo Surati Polisi Miami Agar Bebaskan Fans-nya
Bolatainment 27 September 2013, 19:59
-
Cahill Bahagia Dengan Respon Chelsea Usai Kalah
Liga Inggris 27 September 2013, 17:08
-
Van Ginkel Sempat Tak Sadar Cederanya Parah
Liga Inggris 27 September 2013, 14:04
LATEST UPDATE
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR