Bola.net - Gelandang Marseille, Joey Barton turut mengecam klubnya di Premier League, Queens Park Rangers (QPR) setelah tim besutan Harry Redknapp itu terdegradasi ke Championship.
Hasil imbang tanpa gol kontra Reading kemarin membuat keduanya kehilangan asa, untuk bertahan di kasta tertinggi sepakbola Inggris. Hal itu tak pelak memunculkan sejumlah kecaman keras pada klub asal London itu.
Salah satu yang pasti bereaksi adalah Barton, pemain The Hoops yang sedang menjalani masa peminjaman di Ligue 1. Melalui akun Twitter pribadi, Barton mengumbar kecaman dan menilai sosok Mark Hughes sebagai biang kegagalan QPR.
"Saya tidak percaya QPR baru saja terdegradasi dan Jose Bosingwa masuk lorong ke ruang ganti dengan tertawa. Memalukan. Tunjukkan nyalimu, kawan," tulis Barton mengawali kicauannya.
"Klub sudah dihancurkan. Terlalu banyak pengecut bersama para staf. Semuanya hasil transfer Hughes (eks manajer QPR). Beberapa di antaranya bagus, tapi tidak cukup. Terlalu banyak pecundang."
Lebih dari itu, pemain 30 tahun itu berharap timnya sanggup bertahan di Championship, karena laga divisi kedua tak kalah ketat dengan Premier League. (twit/atg)
Hasil imbang tanpa gol kontra Reading kemarin membuat keduanya kehilangan asa, untuk bertahan di kasta tertinggi sepakbola Inggris. Hal itu tak pelak memunculkan sejumlah kecaman keras pada klub asal London itu.
Salah satu yang pasti bereaksi adalah Barton, pemain The Hoops yang sedang menjalani masa peminjaman di Ligue 1. Melalui akun Twitter pribadi, Barton mengumbar kecaman dan menilai sosok Mark Hughes sebagai biang kegagalan QPR.
"Saya tidak percaya QPR baru saja terdegradasi dan Jose Bosingwa masuk lorong ke ruang ganti dengan tertawa. Memalukan. Tunjukkan nyalimu, kawan," tulis Barton mengawali kicauannya.
"Klub sudah dihancurkan. Terlalu banyak pengecut bersama para staf. Semuanya hasil transfer Hughes (eks manajer QPR). Beberapa di antaranya bagus, tapi tidak cukup. Terlalu banyak pecundang."
Lebih dari itu, pemain 30 tahun itu berharap timnya sanggup bertahan di Championship, karena laga divisi kedua tak kalah ketat dengan Premier League. (twit/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bale: Kepindahan Saya ke Madrid 100 Persen Rumor
Liga Inggris 29 April 2013, 17:20
-
Enam Target Trofi Van Persie Musim Depan
Liga Inggris 29 April 2013, 16:55
-
Lima Alasan Chelsea Bisa Juarai Premier League Musim Depan
Editorial 29 April 2013, 16:53
-
Brendan Rodgers Masuk Kandidat Pengganti Mancini?
Liga Inggris 29 April 2013, 16:15
-
Timnas Jadi Alasan Lescott Ingin Tinggalkan City
Liga Inggris 29 April 2013, 15:36
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR