
Bola.net - Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru untuk menyambut musim depan. Mantan pelatih Bayer Leverkusen dan Real Madrid itu menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Stamford Bridge setelah klub melewati periode penuh gejolak di kursi kepelatihan.
Alonso dijadwalkan mulai bekerja secara penuh pada 1 Juli mendatang. Manajemen The Blues berharap penunjukan ini menjadi titik awal stabilitas baru setelah pengalaman singkat bersama Liam Rosenior dan hubungan yang kurang harmonis dengan Enzo Maresca.
Sebelum Alonso tiba, Chelsea masih dipimpin pelatih interim Calum McFarlane hingga akhir musim. Ia mendapat tugas membawa Reece James dan rekan-rekannya menuntaskan dua laga terakhir kompetisi.
Menariknya, Alonso akan menjadi pelatih ketiga yang memimpin Chelsea secara permanen sejak Desember lalu. Situasi itu memperlihatkan besarnya tekanan di Stamford Bridge sekaligus kebutuhan klub untuk segera menemukan arah yang lebih stabil.
Dampak Buruk Gonta-ganti Pelatih

Pergantian pelatih yang terlalu sering dinilai bisa mengganggu perkembangan tim. Calum McFarlane mengakui perubahan ide permainan dan metode kerja dari setiap pelatih baru tidak mudah diikuti para pemain.
Meski demikian, ia memilih fokus pada kualitas skuad yang dimiliki Chelsea saat ini. McFarlane juga menyambut positif kedatangan Alonso yang diharapkan mampu membangun fondasi jangka panjang bagi klub.
"Saya pikir selalu sulit dengan adanya perubahan," aku Calum McFarlane.
"Mengubah manajer itu mengubah ide. Anda telah melihatnya berkali-kali: itu bisa menyebabkan masalah. Terkadang itu berhasil dengan baik, terkadang tidak. Bukan kapasitas saya untuk mengatakan apa yang dibutuhkan klub secara maju ke depan. Saya tahu apa yang mampu dilakukan klub ini. Mereka telah menunjukkannya," terangnya.
Perubahan Peran Bersama Xabi Alonso

Hal menarik dari kontrak Alonso adalah statusnya sebagai manajer, bukan sekadar head coach. Perubahan itu memberi sinyal bahwa Chelsea akan memberikan kewenangan lebih besar dalam pengambilan keputusan tim.
Alonso disebut bakal memiliki pengaruh lebih luas, termasuk dalam urusan taktik dan arah pembangunan skuad. Model seperti ini jarang diberikan kepada pelatih Chelsea dalam beberapa tahun terakhir.
McFarlane sendiri mengaku belum mengetahui detail pembagian tugas yang akan diterapkan nanti. Untuk saat ini, ia hanya fokus menyiapkan tim menghadapi pertandingan tersisa musim ini.
"Saya tidak tahu apa peran tepatnya nanti atau di mana perbedaan antara manajer dan kepala pelatih," kata McFarlane singkat.
Motivasi Tambahan di Dua Laga Pamungkas

Chelsea masih menyisakan dua pertandingan penting melawan Tottenham Hotspur dan Sunderland. Kehadiran Alonso disebut bisa menjadi motivasi tambahan bagi pemain yang ingin menunjukkan kualitas mereka di hadapan manajer baru.
McFarlane percaya para pemain tetap memiliki profesionalisme tinggi terlepas dari siapa yang melatih tim. Menurutnya, mentalitas itu sudah terlihat saat Chelsea tampil di final FA Cup melawan Liverpool.
Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan bahwa kejelasan masa depan klub memberi dorongan psikologis tambahan bagi skuad. Para pemain tentu ingin meninggalkan kesan positif sebelum Alonso resmi mengambil alih tim.
"Potensial," ujar McFarlane saat ditanya dampak kejelasan Alonso.
"Saya benar-benar berpikir bahwa mereka ini adalah profesional tingkat atas, atlet elite yang hanya bisa mencapai level ini dengan memiliki standar mentalitas tertentu — dan mereka akan ingin memenangkan dua pertandingan itu terlepas dari apakah ada manajer yang menjabat atau tidak. Anda melihat hal itu di Liverpool, Anda melihatnya di final Piala FA. Ada kebanggaan profesional di sana yang perlu kita manfaatkan. Tapi, ya, mungkin itu memberi mereka sedikit lebih banyak insentif dengan mengetahui bahwa manajer mereka sedang menonton," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR