
Bola.net - Beberapa kalangan telah menyarankan Manchester United untuk memprioritaskan perekrutan Harry Kane pada bursa transfer musim panas nanti. Lantas, bagaimana sikap the Red Devils dalam perburuan pemain Tottenham tersebut?
Harry Kane bisa disebut sebagai salah satu pelayan setia Spurs. Sejak didatangkan dari Watford kala usianya masih sangat belia pada tahun 2004 lalu, Kane tidak pernah berganti seragam dan sudah menyumbang 217 gol dari 329 penampilan.
Sayangnya, seberapapun kerasnya Kane dalam menjebol gawang lawan, Tottenham tetap tak mampu menjadi juara di setiap kompetisi yang diikuti. Pencapaian terbaiknya hanya menjadi runner-up di Liga Champions musim 2018/19 lalu.
Tidak sedikit orang menyarankan Kane untuk segera pindah dan bergabung dengan klub yang memiliki harapan juara lebih tinggi. Contohnya seperti Manchester United.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sikap Manchester United
Manchester United sendiri belum pernah meraih trofi dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi, sebagian besar publik percaya kalau the Red Devils bakalan merengkuh gelar andai memiliki Harry Kane di lini depannya.
Merekrut Harry Kane sendiri bukanlah perkara yang mudah. Kontraknya saat ini masih tersisa tiga tahun lagi, dan Tottenham dikabarkan enggan membiarkannya pergi dengan harga murah. Diketahui kalau klub telah mematok harga 120 juta pounds.
Lantas, bagaimana MU menyikapi situasi ini? The Athletic melapokan kalau klub besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut masih memprioritaskan penyerang Borussia Dortmund, Erling Braut Haaland di musim panas nanti.
Namun, kalau biayanya terlalu besar, mereka akan beralih ke Harry Kane. Hanya permasalahannya, manajemen klub enggan memenuhi harga yang telah dipatok Tottenham sebesar 120 juta pounds tersebut.
Levy, Rintangan Terbesar MU
Masalahnya kian pelik karena Tottenham masih dipegang oleh Daniel Levy sampai sekarang. Publik mengenal Levy sebagai sosok yang sulit untuk diajak bernegosiasi dalam urusan transfer pemain.
Di laporan yang sama, diketahui bahwa Levy menolak melepas Harry Kane ke klub Inggris lainnya dalam situasi apapun. Selama ada Levy, maka harapan Manchester United memiliki Kane akan selalu menipis.
Kengototan Levy terlihat saat Inter Milan ingin merekrut Christian Eriksen yang kontraknya tersisa enam bulan. Ia tidak gentar pada situasi yang bisa membuatnya kehilangan Eriksen secara gratis, sehingga Inter harus mengeluarkan uang 20 juta pounds demi mendapatkan jasanya tahun 2020 lalu.
(The Athletic - via Metro.co.uk)
Baca Juga:
- Harry Kane Pilihan Terbaik untuk MU, tapi Apakah MU yang Terbaik untuk Kane?
- Daftar Klub Bernilai Paling Mahal Versi Forbes: Barcelona di Puncak, Tak Ada Tim Italia di 10 Besar
- Angka yang Buktikan Dean Henderson Lebih Baik dari De Gea, Waktunya MU Ganti Kiper?
- 6 Klub yang Bisa Diperkuat Jesse Lingard Musim Depan: Balik ke MU atau Gabung Raksasa Eropa
- Cavani Tinggalkan MU? Setahun Lagi Deh!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lagi Bobrok, Tottenham Disarankan Lepas Harry Kane
Liga Inggris 13 April 2021, 21:00
-
Bukan Manchester United, Ousmane Pilih Gabung Juventus
Liga Inggris 13 April 2021, 20:40
-
Lawan Granada, Manchester United Dapat Tambahan Amunisi
Liga Eropa UEFA 13 April 2021, 20:20
-
Disejajarkan dengan Roberto Carlos, Begini Respon Luke Shaw
Liga Inggris 13 April 2021, 20:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 13:02
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 11:57
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR