
Bola.net - Mantan kapten Manchester United, Rio Ferdinand, mengatakan bahwa kemenangan Chelsea yang penuh drama atas Setan Merah membuatnya merasakan gelombang emosi yang tidak tertahankan.
Man United menyerah dalam laga penuh thriller lawan Chelsea pada pekan ke-31 Premier League 2023/24. Bermain di Stamford Bridge, Jumat (5/4/2024) dini hari WIB, tim tamu kalah dengan skor 3-4.
Setan Merah sempat unggul 3-2 hingga menit akhir babak kedua. Namun, dua gol dari Cole Palmer di masa injury time memastikan kemenangan dramatis bagi The Blues atas sang lawan.
Dengan hasil ini, posisi Man United tidak beranjak di klasemen dengan menempati peringkat keenam dengan raihan 48 poin. Mereka semakin menjauh dari zona Eropa yakni terpaut 11 poin dari Aston Villa di peringkat keempat.
Simak komentar Rio Ferdinand di bawah ini.
Emosi Rollercoaster
Pasca pertandingan, Ferdinand menyalahkan kurangnya konsentrasi sebagai penyebab kekalahan Man United dan menyebut Palmer merupakan pemain yang bertalenta di laga kali ini.
"Saya merasakan semua emosi hari ini. Terkadang saya berada di bawah, namun terkadang saya juga berada di atas," ujar Ferdinand.
"Bagi Man United untuk tertinggal 2-0 dan kembali untuk memimpin, mampu memimpin dengan skor 3-2 dan tampil dengan tenang.
"Kemudian Madueke masuk dan mengubah permainan, namun Cole Palmer adalah cahaya yang bersinar sepanjang pertandingan. Anda harus memberikan penghormatan kepadanya, dia adalah pemain terbaik saat ini."
Merasa Terpukul
Kemenangan Chelsea atas Man United disambut dengan gegap gempita oleh para pendukung mereka di saat keraguan publik Stamford Bridge kepada Mauricio Pochettino masih terasa.
Namun, Ferdinand merasakan bahwa para pendukung Setan Merah sangat terpukul dengan hasil ini, hal yang sangat berlawanan jika melihat reaksi para pendukung The Blues.
"Inilah yang dimaksud dengan Premier League, para penggemar Chelsea pergi namun kembali lagi saat gol ketiga tercipta," sambung Ferdinand.
"Saya sangat terpukul, para pendukung Man United juga terpukul, namun tidak ada yang bisa menyangkal bahwa hasrat dan karakter para pemain ini bisa dilihat oleh semua orang."
Kurang Konsentrasi
Pria yang kini berprofesi sebagai pundit ini kemudian menjelaskan bahwa kurangnya konsentrasi menjadi penyebab tim tamu kehilangan keunggulan mereka, saat Palmer mampu menerima bola sepak pojok cepat tanpa ada yang menghadang dan menembak sebelum para pemain Man United bereaksi.
"Saya pikir mereka lengah. Konsentrasi memainkan peran besar di akhir pertandingan. Ada banyak hal yang dipertaruhkan dalam pertandingan-pertandingan seperti ini.
"Di tengah kegilaan dan kekacauan, Anda harus membuat orang-orang berada di puncak permainan mereka.
"Tendangan sudut diberikan kepada pemenang, Cole Palmer bergerak keluar dan tidak ada yang memperhatikannya. Dia adalah pemain yang berbahaya, dia adalah pemain yang harus Anda matikan lebih dari pemain lain di lapangan, tetapi dia mampu keluar tanpa perlawanan. Dia seharusnya tidak bisa sampai di sana dan berbalik.
"Jika Anda profesional dan memahami besarnya momen dalam permainan ini, Anda tidak bisa membiarkan momen-momen tersebut. Anda akan dihukum pada level ini."
Sumber: TNT Sports
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2023/24
Baca Juga:
- Penuh Penyesalan, Erik ten Hag: MU Harusnya Pantas Menang Lawan Chelsea
- 5 Pelajaran Kekalahan Manchester United dari Chelsea: Erik ten Hag Buat Keputusan Aneh!
- Chelsea Gasak MU Secara Dramatis, Mauricio Pochettino: Semoga Ini Jadi Titik Balik
- Man of the Match Chelsea vs Manchester United: Cole Palmer
- Hasil Chelsea vs Manchester United: Skor 4-3
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dengan Cara yang Menyakitkan, Erik Ten Hag Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 April 2024, 17:43
-
MU Kalah dari Chelsea, Bruno Fernandes Meradang
Liga Inggris 5 April 2024, 17:22
LATEST UPDATE
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR