
Bola.net - Bruno Fernandes selama ini menjadi andalan Manchester United untuk eksekusi bola mati, baik penalti maupun free-kick. Namun, sebuah saran diberikan Clayton Blackmore agar United memberi kesempatan pada Mason Greenwood.
Fernandes langsung mengambil tugas-tugas penting sejak bergabung dengan United. Ole Gunnar Solskjaer memberi kepercayaan penuh pada pemain asal Portugal untuk menendang penalti, free-kick, maupun sepak sudut.
Sejauh ini, Fernandes terbukti sebagai eksekutor penalti yang jitu. Fernandes punya kemampuan istimewa, terutama teknik meloncat sebelum menendang. Fernandes pun punya kualitas dalam setiap free-kick yang dilepasnya.
Coba Mason Greenwood
Clayton Blackmore, eks pelatih kelompok usia di United, memberi saran pada Ole Gunnar Solskjaer soal pembagian tugas eksekusi bola mati. Blackmore, yang juga pernah bermain untuk United, tahu betul kemampuan yang dimiliki Greenwood karena pernah melatihnya.
"Greenwood adalah pemain yang suka membawa bola, dia bukan target man seperti yang diyakini beberapa orang sebagai penyerang tengah," buka Blackmore kepada Manchester Evening News.
"Bakatnya menakutkan, saya melihatnya tumbuh dan saya menggelengkan kepala karena tidak percaya melihatnya melakukan tendangan bebas dan penalti dengan kedua kaki."
"Penalti saya bisa melihatnya, tetapi tendangan bebas lebih dari 20 yard hampir setiap saat dan dia selalu mengenai target dengan kedua kakinya. Saya terkejut dia tidak melakukannya sekarang, jelas Bruno Fernandes adalah pengambil bola mati yang layak, tetapi Greenwood melakukannya sangat baik," tegas Blackmore.
Penyerang Tengah
Dua musim ke belakang, Greenwood tampil bagus bersama United. Namun, menurut Blackmore, ada yang perlu diubah oleh Solskjaer. Sang manajer harus segera memainkan Greenwood sebagai penyerang tengah, bukan sebagai winger.
"Greenwood perlu melakukan transisi menjadi penyerang tengah karena dia telah melakukan itu sepanjang karirnya. Dia adalah tipe 'Nomor 9' yang bisa turun dan mendapatkan bola yang diinginkan."
"Sedikit mirip dengan bagaimana Mark Hughes dan Eric Cantona dulu bekerja sama. Mason Greenwood sebagai seorang anak yang tumbuh bermain di posisi itu dengan tiga pemain di depan dan dia bisa turun ke lini tengah, mengambil bola, dan berlari di pertahanan," jelas Blackmore.
Sumber: Manchester Evening News
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 10 Pemain Bergaji Termahal di Premier League: Martial dan Partey Masuk, Tanpa Wakil Liverpool
- Erling Haaland Sedih Ditinggal Pergi Jadon Sancho ke MU
- 'Kenapa Manchester United Bisa Rekrut Varane Sementara Liverpool Tidak?'
- Pochettino Isyaratkan PSG Lancarkan Operasi Senyap untuk Boyong Pogba dari MU?
- Nagelsmann Sampaikan Kabar Buruk Buat Manchester United Terkait Goretzka
- Viral! Ini Testimoni Van Nistelrooy yang Puji Ketangguhan AC Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Solskjaer dan Misi 365 Hari Mendatangkan Erling Haaland
Liga Inggris 2 Agustus 2021, 22:19
-
Nekat! Manchester United Putuskan Pertahankan Paul Pogba
Liga Inggris 2 Agustus 2021, 22:05
-
Soal Trippier, Manchester United Masih Tunggu Diogo Dalot
Liga Inggris 2 Agustus 2021, 21:48
-
Seperti Rio Ferdinand, Raphael Varane Bakal Buat MU Semakin Tangguh
Liga Inggris 2 Agustus 2021, 19:55
-
Krisis Bek Kiri, Manchester United Tetap Lepas Brandon Williams?
Liga Inggris 2 Agustus 2021, 19:45
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR