Bola.net - Chief Executive Premier League, Richard Scudamore, merasa berang dengan tudingan bahwa lembaga yang dipimpinnya memiliki andil besar dalam membuat Timnas Inggris miskin prestasi.
Hal tersebut salah satunya didasari atas penyusunan jadwal yang menempatkan big match liga berdekatan dengan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia yang akan dijalani oleh The Three Lions. Namun sebelumnya tudingan bahwa Premier League tidak bersahabat bagi karir pemain lokal juga telah sering mengemuka.
Scudamore murka dan balik menyalahkan FA atas puasa gelar yang dialami Inggris sejak 1966, bahkan sebelum Premier League berdiri.
"Saya frustasi mendengar banyak orang menyalahkan kami atas buruknya prestasi timnas. Semuanya menimpakan kesalahan pada Premier League karena Inggris yak pernah meraih gelar apapun," ungkap Scudamore.
Scudamore menganggap bahwa menurunnya minat anak kecil di Inggris untuk bermain bola sejak dini lebih merupakan tanggung jawab pemerintah secara keseluruhan.
"Bukan Premier League yang mengurangi jumlah lapangan bermain di negeri ini. Bukan salah Premier League juga mengapa banyak anak kecil tak lagi suka menendang bola di waktu senggang"
"Dan juga bukan salah Premier League jika negara ini sekarang tak cukup aman bagi para pemain usia dini untuk bermain bola hingga malam hari, seperti yang saya lakukan dahulu," jawab Scudamore.
Stagnansi prestasi Inggris di level internasional memang telah menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir.
Hal tersebut dipandang sebagai ironi mengingat Premier League adalah kompetisi paling glamor di muka bumi dipenuhi pemain-pemain bertalenta dari berbagai negara, sementara pemain asli Inggris sendiri tersisih dan berujung pada menurunnya kualitas pemain yang tergabung dalam timnas. (tds/mri)
Hal tersebut salah satunya didasari atas penyusunan jadwal yang menempatkan big match liga berdekatan dengan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia yang akan dijalani oleh The Three Lions. Namun sebelumnya tudingan bahwa Premier League tidak bersahabat bagi karir pemain lokal juga telah sering mengemuka.
Scudamore murka dan balik menyalahkan FA atas puasa gelar yang dialami Inggris sejak 1966, bahkan sebelum Premier League berdiri.
"Saya frustasi mendengar banyak orang menyalahkan kami atas buruknya prestasi timnas. Semuanya menimpakan kesalahan pada Premier League karena Inggris yak pernah meraih gelar apapun," ungkap Scudamore.
Scudamore menganggap bahwa menurunnya minat anak kecil di Inggris untuk bermain bola sejak dini lebih merupakan tanggung jawab pemerintah secara keseluruhan.
"Bukan Premier League yang mengurangi jumlah lapangan bermain di negeri ini. Bukan salah Premier League juga mengapa banyak anak kecil tak lagi suka menendang bola di waktu senggang"
"Dan juga bukan salah Premier League jika negara ini sekarang tak cukup aman bagi para pemain usia dini untuk bermain bola hingga malam hari, seperti yang saya lakukan dahulu," jawab Scudamore.
Stagnansi prestasi Inggris di level internasional memang telah menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir.
Hal tersebut dipandang sebagai ironi mengingat Premier League adalah kompetisi paling glamor di muka bumi dipenuhi pemain-pemain bertalenta dari berbagai negara, sementara pemain asli Inggris sendiri tersisih dan berujung pada menurunnya kualitas pemain yang tergabung dalam timnas. (tds/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deal Fabregas Alot, United Lirik Fellaini (Lagi)
Liga Inggris 30 Juli 2013, 21:21
-
Fernandinho Siap Patahkan 'Kutukan' Pemain Brasil di City
Liga Inggris 30 Juli 2013, 20:40
-
Forlan: Gamit Suarez, Arsenal Kandidat Juara
Liga Inggris 30 Juli 2013, 19:32
-
Moyes: Gantikan Sir Alex Adalah Pekerjaan Menakutkan
Liga Inggris 30 Juli 2013, 18:40
-
Siap-siap Kehilangan Luiz, Mou Kembali Toleh Mangala
Liga Inggris 30 Juli 2013, 18:27
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR