
Bola.net - Calum McFarlane memuji setinggi langit mentalitas Chelsea usai menahan imbang Manchester City 1-1 pada lanjutan Premier League, Senin (5/1/2026) dini hari WIB. Pelatih interim itu menyebut satu poin di Etihad sangat layak didapatkan timnya.
The Blues datang ke markas juara bertahan dengan kondisi skuad yang pincang parah. Mereka baru saja ditinggal pelatih Enzo Maresca dan kehilangan dua pilar utama.
Robert Sanchez dan Wesley Fofana mendadak absen tepat sebelum laga dimulai. Situasi ini tentu menjadi ujian mahaberat bagi skuad muda London Biru.
Namun, Chelsea justru tampil militan dan menolak menyerah meski sempat tertinggal. Gol dramatis Enzo Fernandez di menit akhir menyelamatkan wajah tim tamu.
Mental Baja Pemain Muda Chelsea

McFarlane mengaku sangat bangga dengan respons para pemain mudanya di tengah badai krisis. Mereka tidak hancur meski ditekan habis-habisan oleh tuan rumah.
Padahal, City sedang dalam tren positif dengan delapan kemenangan kandang beruntun. Namun, The Blues menunjukkan karakter yang luar biasa kuat.
"Saya sangat bangga dengan para pemain dan bagaimana mereka tampil, terutama di babak kedua," kata Calum McFarlane.
"Pemain muda di momen-momen itu mungkin akan hancur, tetapi mereka luar biasa di babak kedua," lanjut pelatih Chelsea U-21 tersebut.
Perjudian Taktik yang Jenius McFarlane

Chelsea sempat kesulitan di babak pertama akibat gol Tijjani Reijnders. Taktik Pep Guardiola membuat Estevao dan Pedro Neto terpaksa bertahan total.
McFarlane lantas melakukan perubahan taktik brilian saat jeda turun minum. Ia mengubah skema permainan menjadi lebih agresif dengan penjagaan satu lawan satu atau man to man.
"Kami melakukan perubahan saat jeda untuk bermain lebih man-to-man saat tanpa bola," jelas McFarlane soal taktiknya.
"Dan (tujuannya) untuk bisa mendapatkan lebih banyak tekanan guna mengganggu ritme mereka," tambahnya.
Andrey Santos Tampil Luar Biasa

Perubahan strategi dan masuknya Liam Delap terbukti efektif mengubah jalannya laga. Namun, pujian khusus diberikan kepada gelandang muda, Andrey Santos.
Pemain asal Brasil itu dinilai tampil sangat dominan di lini tengah. Kontribusinya membuat Chelsea mampu menciptakan peluang emas untuk menyamakan kedudukan.
"Andrey Santos luar biasa. Dia benar-benar mengendalikan lini tengah lapangan," puji McFarlane.
"Kami layak mendapatkan minimal satu poin. Kami (bahkan) bisa saja memenangkan pertandingan," tegasnya penuh percaya diri.
Bangkit dari Situasi Mustahil di Etihad
Hasil imbang ini terasa seperti kemenangan mengingat situasi pelik yang dihadapi Chelsea. Mereka tertinggal lebih dulu dan bermain di stadion paling angker di Inggris.
Kemampuan tim untuk bangkit dan menjalankan instruksi pelatih baru menjadi sorotan utama. Ini membuktikan bahwa ruang ganti Chelsea masih sangat solid.
"Tertinggal 1-0 di Etihad, pemain jatuh sakit di hari pertandingan, (dan) semua perubahan itu. Bagi mereka untuk berkumpul kembali dan menjalankan semua ini, itu membuktikan karakter yang kami miliki di klub ini," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
LATEST UPDATE
-
5 Pertandingan yang Tentukan Akhir Era Ruben Amorim di Manchester United
Liga Inggris 6 Januari 2026, 04:30
-
Era Baru Jakarta Electric PLN Mobile Dimulai, 2 Pilar Eropa Gebrak Proliga 2026
Voli 6 Januari 2026, 00:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR