Bola.net - - Antonio Conte mendadak teringat kembali akan memori kelam kegagalan meraih gelar juara Serie A, ketika mereka bersaing dengan di musim 99/00.
Kala itu Juve unggul sembilan angka dari Lazio jelang kompetisi berakhir di bulan Maret. Namun kemudian, tim ibu kota mampu menghapus defisit itu dan keluar sebagai juara, di bawah asuhan mantan manajer timnas Inggris, Sven-Goran Eriksson.
Conte, yang kala itu masih membela Juve sebagai pemain, mengaku amat terpukul hingga tak bisa tidur selama sepekan setelah Lazio dipastikan juara.
Dan sang manajer tak ingin hal serupa terjadi pada Chelsea, yang belum lama ini keunggulannya tereduksi menjadi tujuh poin setelah kalah dari Crystal Palace, sembilan laga jelang kompetisi berakhir.
Selebrasi pemain Chelsea.
"Ya, itu memang benar. Namun pengalaman seperti ini amat penting. Untuk alasan ini, saya akan coba menjaga konsentrasi dari awal hingga akhir," tutur Conte menurut Mirror.
"Sepakbola menjadi luar biasa karena alasan seperti ini. Apapun bisa terjadi. Saya kehilangan gelar di tangan Lazio, namun dua tahun berikutnya, kami juara dengan melewati Inter di pekan terakhir. Jika Inter menang, mereka yang juara, namun mereka kalah dan kami menang atas Udinese dan kami juara."
"Sepakbola memberikan anda banyak kegembiraan, namun kadang, ya, tidak sesederhana itu."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sanchez Akan Paksakan Transfernya ke Chelsea
Liga Inggris 5 April 2017, 23:45
-
Pirlo Akan Gabung Chelsea Musim Depan
Liga Inggris 5 April 2017, 23:09
-
Tottenham Terus Terbar Ancaman Pada Chelsea
Liga Inggris 5 April 2017, 19:04
-
Courtois: Chelsea Akan Bekerja Keras Untuk Kandaskan Harapan Spurs
Liga Inggris 5 April 2017, 17:51
-
Conte: Kekalahan Dari Palace Tak Akan Ubah Filosofi Chelsea
Liga Inggris 5 April 2017, 15:23
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR