Bola.net - Chelsea di bawah kendali Frank Lampard sedang menjalani periode yang sulit. Tujuh laga terakhir di semua kompetisi, The Blues hanya mampu meraih satu kemenangan.
Performa Chelsea menurun drastis sejak Desember 2020. Padahal, tim asal London Barat sempat menanjak pada periode Oktober dan November di mana mereka tidak pernah kalah.
Kini, Chelsea mulai tercecer di klasemen Premier League. Posisi Frank Lampard pun disebut tidak lagi aman usai kekalahan dari Man City dengan skor 1-3 akhir pekan lalu.
Mudah untuk menyebut Chelsea tidak sedang baik-baik saja. Namun, itu hanya pandangan mata saja. Bagaimana jika mengacu pada data statistik? Apakah Chelsea racikan Lampard bisa disebut medioker?
Perbandingan Poin

Chelsea kini telah memainkan 17 laga di Premier League musim 2020/2021. Dari jumlah laga itu, The Blues baru mendapatkan 26 poin. Chelsea pun harus puas berada di posisi ke-8 klasemen sementara.
Dengan jumlah laga yang sama, pada musim 2019/2020 lalu, Chelsea mampu mendapat poin lebih banyak. Mason Mount dan kolega musim lalu meraih 29 poin dari 17 laga dan berada di posisi ke-4 klasemen.
Lalu, di mana masalahnya?
Chelsea tidak membeli satu pun pemain baru musim lalu, tetapi mampu tampil cukup bagus. Sedangkan, pada musim ini, Frank Lampard mengeluarkan uang lebih dari 200 juta pounds untuk membeli pemain baru.
Rapor Buruk Lawan Tim Besar

Frank Lampard punya pekerjaan yang sulit bagi Chelsea. Sebab, timnya acap kali kesulitan saat melawan tim-tim papan atas. Bukan lagi big six, Chelsea kesulitan saat berjumpa tim 10 besar.
Chelsea gagal menang ketika berjumpa Wolverhampton, Everton, Southampton hingga Tottenham. Chelsea hanya mendapat dua poin dari duel-duel lawan tim 'kuda hitam' Premier League itu.
Sedangkan, Chelsea kalah saat berjumpa Liverpool dan imbang lawan Manchester United. Jangan lupa, Chelsea juga kalah dari Arsenal, Man City, dan imbang lawan Aston Villa.
Hanya Menang Lawan Tim Kecil
Chelsea mendapatkan sebagian besar poin mereka dalam tim yang posisinya di klasemen lebih rendah. The Blues selalu 'panen' poin ketika berjumpa tim di posisi 10 atau lebih rendah di Premier League.
Dari tujuh laga melawan tim di papan tengah-bawah klasemen, Chelsea selalu menang. Simak catatan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
View this post on Instagram
Terburuk Era Roman Abramovich
Frank Lampard, hingga pekan ke-17 Premier League 2020/2021, berada di juru kunci rataan poin yang didapat manajer Chelsea pada era Roman Abramovich. Lampard hanya mendapat rata-rata 1.67 poin per laga.
Lampard kalah dari manajer dengan masa bakti singkat seperti Andre Villas-Boas. Dia juga kalah dari Maurizio Sarri atau Roberto Di Matteo. Simak catatan lebih lengkap di bawah ini ya Bolaneters.
View this post on Instagram
Jadi, berdasarkan data dan statistik di atas, apakah Chelsea akan menjadi tim medioker?
Sumber: Optus Sport
Baca Ini Juga:
- Update Transfer AC Milan: Papu Gomez, Kouadio Kone hingga Khephren Thuram
- Terbaik dan Terburuk Laga Southampton vs Liverpool: Danny Ings hingga Sadio Mane
- 5 Pelajaran dari Laga Southampton vs Liverpool: Mantan Hantui Liverpool, Perjudian Klopp Gagal
- Sindir Manchester United, Ketika Jurgen Klopp Sewot Liverpool Tak Dapat Penalti
- Pemenang dan Pecundang Duel Southampton vs Liverpool: Ada Apa dengan Jurgen Klopp?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Memble, Apakah Abramovich Akan Memecat Lampard?
Liga Inggris 5 Januari 2021, 22:36
-
Juventus Seriusi Transfer Olivier Giroud
Liga Italia 5 Januari 2021, 21:41
-
Lima Kandidat Suksesor Frank Lampard, Siapa yang Paling Pas untuk Chelsea?
Liga Champions 5 Januari 2021, 18:33
-
Chelsea Terpuruk, Apakah Sudah Saatnya Frank Lampard Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2021, 17:00
-
Tren Negatif Berlanjut, Inilah Saat Karakter Chelsea Diuji
Liga Inggris 5 Januari 2021, 16:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR