Selain itu, Calderon percaya bahwa reputasi yang dimiliki sang manajer juga tidak akan menjamin dia bakal bertahan di klub hingga kontrak tiga tahun yang ia tanda tangani berakhir.
"Ini rumit. Ketika seorang manajer direkrut untuk menang, benar-benar sulit memprediksi masa depannya. Tidak ada yang bisa menjamin ini. Itu terjadi ketika Mourinho dipecat di Real dan Chelsea," tutur Calderon pada Goal International.
"Guardiola memenangkan Bundesliga tiga kali beruntun, namun mereka mengharap lebih darinya, mereka mengharap Liga Champions dan ia menelan kekalahan yang cukup besar di tangan Real Madrid."
"Itu adalah kegagalan besar. Jadi, tidak mudah untuk memprediksi ini, karena pemilik klub sudah akan kehilangan kesabaran jika gelar juara tak jatuh ke tangan mereka." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stones Berharap Bisa Hentikan Zlatan Ibrahimovic
Liga Inggris 8 September 2016, 23:22
-
Stones Yakin Guardiola dan Mourinho Akur dalam Derby Manchester
Liga Inggris 8 September 2016, 23:07
-
Derby Manchester Jadi Laga Debut Idaman Leroy Sane
Liga Inggris 8 September 2016, 19:47
-
Usir Joe Hart, Man City Rela Bayar 9 Juta Pounds
Liga Inggris 8 September 2016, 19:33
-
Sane: Derby Manchester Lebih Panas dari Derby Ruhr
Liga Inggris 8 September 2016, 18:45
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
-
Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 21:10
-
Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026, 20:25
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR