
Bola.net - Jose Mourinho didesak pertanyaan seputar pengangkatan Erik ten Hag sebagai pelatih Manchester United yang baru. Pelatih AS Roma itu mengaku tidak punya saran apapun buat rekan seprofesinya itu.
Tidak heran kalau Mourinho mendapat pertanyaan soal Ten Hag dan Manchester United. Pria yang memiliki julukan 'the special one' itu pernah menukangi the Red Devils selama dua setengah musim.
Di tengah keterpurukan sejak ditinggal Sir Alex Ferguson, Mourinho menyumbang prestasi yang paling bisa dibanggakan Manchester United saat ini. Yakni juara Liga Europa pada tahun 2016 lalu.
Selain itu, Mourinho juga mempersembahkan piala Carabao Cup dan Community Shield pada musim yang sama saat the Red Devils menjuarai Liga Europa. Sayang, perjalanan Mourinho di sana berujung pemecatan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Ada Saran
Setelah dari Manchester United, Mourinho sempat hiatus selama beberapa bulan sebelum dipilih menjadi pelatih Tottenham. Masa-masanya di Tottenham telah berakhir dan kini Mourinho sedang membangun Roma.
Meski sudah lama Mourinho tidak bersinggungan dengan mantan klubnya tersebut, ia tetap menerima pertanyaan seputar Manchester United. Ia hanya memberi tanggapan dingin ketika ditanya saran untuk Ten Hag.
"Anda telah menyentuh ujungnya - mantan klub saya. Bukan klub saya," jawab Mourinho, seperti dikutip Metro.co.uk. "Tidak, saya tidak punya saran," sambungnya.
Tentu, fokus Mourinho saat ini tidak mengarah ke Old Trafford. Ia harus memberikan arahan terbaik kepada anak asuhnya untuk menghadapi Leicester City dalam laga leg pertama semifinal Conference League.
Soal Tottenham dan Conference League
Mourinho belum pernah mengangkat piala lagi sejak sukses mengantar Manchester United juara Liga Europa. Ia punya kesempatan untuk memenangkan Carabao Cup saat mengasuh Tottenhan, tapi dipecat beberapa hari sebelum laga final.
"Saya harus mengakui bahwa dalam karier saya yang panjang, dengan begitu banyak hal terjadi, yang satu itu cukup unik," kata Mourinho, masih dalam sesi konferensi pers yang sama.
"Mr [pimpinan Tottenham, Daniel] Levy juga orang yang cukup unik. Untuk semua pekerjaan yang telah kami buat musim ini, mencoba mengembangkan klub dalam setiap level, saya kira kami pantas berada di final."
"Sayangnya, sepak bola tidak memberi yang sepantasnya untuk anda dan agar bisa sampai ke sana, kami harus mengalahkan tim yang sangat bagus, dengan pelatih yang bagus pula, serta pemain-pemain yang bagus," pungkasnya.
"Kami harus berada di level tertinggi dalam dua laga untuk menjangkau mimpi membawa Roma ke final," tutupnya.
(Metro.co.uk)
Baca Juga:
- Man Utd vs Chelsea: Setan Merah Tanpa 8 Pemain Kunci, 6 Pilar The Blues Harus Absen
- Manchester United Pilih Erik ten Hag, Apa Tanggapan Sir Alex Ferguson?
- Rangnick Persilahkan Ten Hag Pilih Kapten Manchester United, Maguire Siap-siap Dipecat?
- Yuk Tebak Skor Man Utd vs Chelsea: Apakah MU Bakal Menangis Lagi?
- Pau Torres: Calon Bek MU yang Dikolongi Mohamed Salah!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming MU vs Chelsea, Jumat 29 April 2022
Liga Inggris 28 April 2022, 22:30
-
5 Fakta Pau Torres, Bek Villarreal yang Diminati Duo Manchester dan Chelsea
Liga Spanyol 28 April 2022, 22:02
-
Dua Alasan Manchester United Bakal Gagal Daratkan Frenkie De Jong
Liga Inggris 28 April 2022, 22:00
-
Borongan! Jose Mourinho Ingin Angkut 3 Pemain MU Sekaligus
Liga Inggris 28 April 2022, 21:46
LATEST UPDATE
-
Cek Jadwal dan Link Live Streaming La Liga 2025/26 Hanya di Vidio
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 14:50
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persib vs Persijap
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 14:01
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR