Hasil Buruk Tim Inggris di Eropa: Dari 9 Laga Babak 16 Besar, Hanya Aston Villa yang Menang

Hasil Buruk Tim Inggris di Eropa: Dari 9 Laga Babak 16 Besar, Hanya Aston Villa yang Menang
Selebrasi penyerang Aston Villa, Ollie Watkins usai mencetak gol ke gawang Lille di leg pertama 16 besar Liga Europa, 13 Maret 2026. (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Bola.net - Performa klub-klub Inggris di kompetisi antarklub Eropa musim 2025/2026 tengah menjadi sorotan. Setelah leg pertama babak 16 besar di tiga ajang berbeda rampung digelar, hasil yang diraih wakil Premier League jauh dari kata memuaskan.

Dari total sembilan pertandingan yang dimainkan klub Inggris di fase tersebut, hanya satu tim yang mampu meraih kemenangan. Situasi ini membuat peluang sebagian besar tim Premier League untuk melangkah lebih jauh di turnamen Eropa berada dalam ancaman serius.

Satu-satunya kemenangan bagi Inggris datang dari Aston Villa. Klub asal Birmingham itu sukses mencuri kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Lille di Liga Europa, Jumat (13/3/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Villa menjelang leg kedua.

1 dari 5 halaman

Kemenangan Aston Villa

Selebrasi skuad Aston Villa dalam laga versus Lille di leg pertama 16 besar Liga Europa 2025/2026, Jumat (13/3/2026). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Selebrasi skuad Aston Villa dalam laga versus Lille di leg pertama 16 besar Liga Europa 2025/2026, Jumat (13/3/2026). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Ollie Watkins mencetak gol melalui sundulan melambung yang indah setelah memanfaatkan flick-on dari Emiliano Buendía. Bola meluncur melewati jangkauan kiper Lille dan bersarang di gawang, memberikan keunggulan bagi tuan rumah.

Meski sudah unggul, Aston Villa sejatinya berpeluang memperbesar skor pada pertandingan ini. Beberapa peluang emas tercipta, namun gagal dimaksimalkan menjadi gol tambahan.

Tak lama setelah gol pembuka, Amadou Onana hampir menggandakan keunggulan Villa. Onana melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola hanya membentur mistar gawang.

Ollie Watkins sendiri juga sempat mendapatkan peluang emas ketika berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Lille. Sayangnya, penyelesaian akhirnya tidak mampu dikonversi menjadi gol kedua bagi tim tuan rumah.

Menjelang akhir pertandingan, Emiliano Buendía hampir menutup laga dengan gol spektakuler. Ia mencoba mencetak gol melalui tendangan akrobatik di dalam kotak penalti, tetapi bola masih melenceng tipis dari sasaran.

2 dari 5 halaman

Tim Inggris Babak Belur

Skuad Manchester City menghampiri para pendukung mereka usai dikalahkan oleh Real Madrid (c) AP Photo/Jose Breton

Skuad Manchester City menghampiri para pendukung mereka usai dikalahkan oleh Real Madrid (c) AP Photo/Jose Breton

Sementara itu, sejumlah klub besar justru harus menelan kekalahan telak di Liga Champions. Chelsea mengalami kekalahan paling menyakitkan setelah dihajar PSG dengan skor 2-5 di Paris. Hasil ini membuat The Blues berada dalam posisi sulit sebelum leg kedua.

Nasib serupa juga dialami Tottenham Hotspur. Tim asal London tersebut tak mampu membendung kekuatan Atletico Madrid dan harus menyerah dengan skor identik 2-5.

Manchester City juga gagal membawa pulang hasil positif saat bertandang ke markas Real Madrid. Meski datang dengan skuad yang cukup kuat, tim asuhan Pep Guardiola harus mengakui keunggulan Los Blancos setelah kalah meyakinkan 0-3.

3 dari 5 halaman

Tim Inggris Siap Bangkit di Leg Kedua

Alexis Mac Allister melakukan protes ke wasit dalam laga Galatasaray vs Liverpool di Liga Champions 2025/2026, Rabu (11/3/2026). (c) AP Photo/Khalil Hamra

Alexis Mac Allister melakukan protes ke wasit dalam laga Galatasaray vs Liverpool di Liga Champions 2025/2026, Rabu (11/3/2026). (c) AP Photo/Khalil Hamra

Meski demikian, beberapa wakil Inggris masih memiliki peluang untuk bangkit di leg kedua. Liverpool hanya kalah tipis 0-1 saat menghadapi Galatasaray, sementara Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen. Newcastle juga mampu menahan Barcelona dengan skor 1-1.

Nottingham Forest turut meraih hasil negatif setelah kalah 0-1 saat bermain di kandang sendiri pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa.

Di ajang UEFA Conference League, Crystal Palace juga belum mampu meraih kemenangan. Mereka hanya bermain imbang tanpa gol saat menjamu AEK Larnaca.

4 dari 5 halaman

Penurunan Performa Tim Inggris

Skuad Chelsea dalam laga versus PSG di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Skuad Chelsea dalam laga versus PSG di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Rangkaian hasil tersebut membuat persentase kemenangan klub Premier League di babak 16 besar kompetisi Eropa merosot tajam. Dari sembilan pertandingan yang dimainkan, hanya satu yang berakhir dengan kemenangan, atau sekitar 11 persen saja.

Angka ini menjadi penurunan drastis dibandingkan performa klub Inggris pada fase grup hingga babak playoff sebelumnya, ketika mereka sempat mencatatkan tingkat kemenangan hingga 67 persen.

Dengan leg kedua yang akan segera digelar, klub-klub Premier League kini menghadapi tekanan besar untuk membalikkan keadaan dan menyelamatkan reputasi sepak bola Inggris di kancah Eropa.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL