
Manchester United akhirnya harus mengakui ketangguhan dalam pertemuan putaran keempat Capital One Cup, Kamis (29/10). Berlangsung di kandang sendiri, Old Trafford, MU harus tersingkir dari kompetisi setelah kalah dalam drama adu penalti.
Sepanjang babak pertama pertandingan ini, MU memang tampil cukup meyakinkan. Mereka menguasai jalannya pertandingan. Namun pada kenyataannya, The Red Devils tak mampu memanfaatkan peluang yang ada. Sementara itu Middlesbrough tak memiliki rasa takut sedikitpun menghadapi klub besar seperti MU.
Di babak pertama, The Boro hampir saja mengungguli tuan rumah pada menit 17. Namun sayang, tembakan yang dilakukan Friend masih belum bisa membobol gawang Romero setelah terjadi tendangan pojok. Di akhir-ahir babak pertama Middlesbrough kembali mengancam melalui Downing. Untung saja Romero bisa menghentikan ancaman itu.
Melanjutkan pertandingan di babak, Louis van Gaal memasukkan Wayne Rooney menarik James Wilson. Pelatih mulai geram dan tak sabar ingin melihat timnya segera mencetak gol. Bagaimana tidak, sepanjang babak pertama hanya satu tembakan yang mengarah ke gawang.
Namun setelah melakukan peregantian pemain, gol yang diharapkan tak kunjung datang. Hingga 20 menit terakhir babak kedua, masih belum terjadi gol. Anthony Martial pun dimasukkan, menggantikan Memphis Depay yang beberapa kali gagal memanfaatkan peluang.
Menit-menit akhir, MU terus mencoba menekan. Namun permainan disipilin, penuh perjuangan yang ditunjukkan pasukan Aitor Karanka selalu menghentikan ancaman-ancaman yang diberikan tuan rumah.
Menit 90, Lingard hampir saja membuka kebuntuan. Namun tendangan voli setelah menerima umpan dari Ashley Young masih membentur tiang gawang.
Waktu normal telah habis, maka pertandingan dilanjutkan di babak tambahan selama 30 menit. Di babak tambahan ini, juga banyak sekali peluang yang terjadi bagi masing-masing tim. Namun tetap saja tak ada gol yang tercipta.
Yang paling membuat jantung berdebar dari pertarungan ini adalah ketika memasuki babak adu penalti. Grant Leadbitter dari kesebelasan Middlesbrough maju sebagai eksekutor pertama dan ia menaklukkan Romero sepenuhnya.
Lalu, giliran Rooney dari pihak MU; mengejutkan, top skor sepanjang masa Inggris tersebut gagal menjebol gawang Mejias. Selanjutnya Andreas Pereira, sukses. Tapi dua pemain Inggris, Michael Carrick dan Ashley Young, gagal. Dan itu membuat MU harus kalah dalam adu penalti dengan skor akhir 3-1.
Susunan Pemain Kedua Tim
Manchester United starting XI (4-3-3): Romero; Darmian, Smalling, Blind, Rojo (Ashley Young 62); Carrick, Fellaini, Pereira; Lingard, Wilson (Wayne Rooney 46), Depay (Anthony Martial 71).
Middlesbrough starting XI (4-4-2): Mejias; Kalas, Ayala, Gibson, Friend; Nsue, Leadbitter, Stephens (Adam Clayton 114), Downing; De Pena (Anthony Martial 78), Kike (David Nugent 84). (bola/shd)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rooney Dilaser, FA Turun Tangan
Liga Inggris 29 Oktober 2015, 22:11
-
Terjegal di COC, Carragher Sebut MU & Arsenal Justru Beruntung
Liga Inggris 29 Oktober 2015, 20:32
-
Scholes Sebut Nistelrooy Akan Mandul Main di MU Racikan LVG
Liga Inggris 29 Oktober 2015, 20:17 -
Scholes Sebut Dirinya Tak Bisa Enjoy Main di MU
Liga Inggris 29 Oktober 2015, 19:57 -
Patrice Evra Rindukan Fans Manchester United
Liga Italia 29 Oktober 2015, 18:06
LATEST UPDATE
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Spanyol vs Belgia: Lamine Yamal
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR