
Bola.net - Kabar duka menyelimuti Igor Tudor setelah kekalahan Tottenham dari Nottingham Forest di Premier League akhir pekan kemarin. Pelatih asal Kroasia itu mengetahui ayahnya meninggal dunia tak lama setelah laga berakhir.
Situasi ini membuat Igor Tudor tidak dapat menjalankan kewajiban media usai pertandingan. Kekalahan 0-3 di kandang sendiri semakin berat dirasakan karena datang bersamaan dengan kabar pribadi yang menyedihkan.
Pihak klub kemudian mengonfirmasi bahwa ayah Tudor, Mario, telah wafat. Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak yang terkait dengan perjalanan kariernya di sepak bola.
Tottenham dan Juventus Sampaikan Dukungan

Tottenham merilis pernyataan resmi yang menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Igor Tudor dan keluarganya. Klub London itu menyatakan kesedihan atas kehilangan yang dialami sang pelatih di tengah situasi sulit.
Dalam pernyataannya, Tottenham menulis bahwa seluruh elemen klub turut berduka atas kepergian Mario Tudor. Mereka juga menegaskan bahwa pikiran dan doa bersama keluarga Tudor dalam masa yang sangat berat ini.
Dukungan serupa datang dari Juventus, klub yang pernah menjadi bagian penting dalam karier Tudor. Klub asal Italia itu ikut menyampaikan rasa kehilangan dan solidaritas kepada mantan pemain serta pelatih mereka.
Juventus menyatakan bahwa mereka berdiri bersama Igor Tudor dan keluarganya dalam menghadapi masa sulit ini. Pernyataan tersebut menunjukkan kedekatan emosional yang masih terjalin meski Tudor tidak lagi berada di klub.
Absen dari Media, Asisten Ambil Peran

Ketidakhadiran Igor Tudor dalam sesi media usai pertandingan langsung memicu tanda tanya. Namun, asistennya, Bruno Saltor, mengambil alih peran tersebut tanpa mengungkap detail situasi yang terjadi.
Saltor hanya menjelaskan bahwa Tudor sedang menghadapi masalah keluarga yang berat. Ia juga menegaskan bahwa tim berusaha memberikan dukungan terbaik kepada sang pelatih dalam kondisi tersebut.
Menurut laporan, Tudor baru mengetahui kabar wafatnya sang ayah setelah pertandingan selesai pada Minggu waktu setempat. Momen tersebut memperberat situasi setelah hasil buruk yang dialami Tottenham di lapangan.
Kondisi ini menjadi pukulan emosional yang besar bagi Igor Tudor di tengah tekanan kompetisi. Namun, solidaritas dari klub dan komunitas sepak bola menjadi bentuk dukungan penting dalam menghadapi masa berduka.
Sumber: ESPN
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Tinggi untuk Cambiaso di Tengah Ketertarikan Barcelona
Liga Italia 24 Maret 2026, 17:00
-
Luciano Spalletti Minta Juventus Datangkan Alisson dan Bernardo Silva
Liga Italia 24 Maret 2026, 14:06
-
Luciano Spalletti Siap Lepas 8 Pemain Juventus Musim Panas Nanti
Liga Italia 24 Maret 2026, 13:35
LATEST UPDATE
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
-
Marcus Rashford Kembali, Michael Carrick Tegaskan Statusnya di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 13:17
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
-
Formasi Pertahanan Terbaik Liverpool dengan Ronald Araujo
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 12:14
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
-
Chelsea Tetapkan Batas Waktu Transfer Enzo Fernandez, Manchester City Harus Bergerak
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:38
-
4 Talenta Akademi Real Madrid yang Bisa Masuk Rencana Jose Mourinho
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 11:16
-
Senne Lammens Ganti Nomor Punggung di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:08
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



















KOMENTAR