
Bola.net - Penyerang Liverpool, Divock Origi membeberkan alasan mengapa ia bertahan di Anfield. Sang striker menyebut bahwa ia merasa bakal sukses di Liverpool sehingga ia memutuskan untuk bertahan.
Origi sendiri pertama kali bergabung dengan Liverpool pada tahun 2014 silam. Ia dibeli dari Lille dengan mahar transfer sebesar 11 juta Poundsterling.
Namun selama empat tahun terakhir ia kesulitan untuk menembus tim utama Liverpool. Ia bahkan sempat dipinjamkan ke beberapa klub demi mendapatkan jam bermain.
Namun musim lalu, Origi menjelma menjadi pahlawan Liverpool, di mana ia membawa Liverpool memenangkan Liga Champions musim lalu. Alhasil ia diberikan hadiah kontrak baru oleh manajemen The Reds.
Origi mengakui bahwa ia sempat ingin pindah, namun ia memutuskan untuk bertahan. "Saya memutuskan untuk bertahan di sini berdasarkan firasat saya," ujar sang striker kepada Goal International.
Baca lanjutan komentar sang striker di bawah ini.
Banyak Tawaran
Origi mengakui bahwa ia nyaris pindah di bulan Januari 2019 mendatang. Namun ia merasa bahwa bertahan di Liverpool akan membawanya ke titik yang baik.
"Saya sendiri hanya merasa bahwa saya ingin bertahan di klub ini dan saya ingin terus berada di klub ini dan membantu tim ini."
"Saya merasa sangat baik di klub ini. Saya hanya perlu menjaga performa kami di sesi latihan dan saya tahu bahwa saya akan mendapatkan kesempatan saya."
Fokus Penuh
Origi juga menegaskan bahwa ia benar-benar bekerja dengan sangat keras untuk mendapatkan kesempatan di Liverpool.
Sang striker menyebut bahwa usaha itu tidak mengkhianati hasil sehingga ia bisa mendapatkan kesempatan yang ia butuhkan di Liverpool.
"Saya merasa bahwa saya bisa membuat sesuatu yang spesial. Saya mengabaikan hal-hal yang lain dan fokus kepada hal-hal yang utama."
"Di sepakbola kita tidak pernah tahu segalanya dalam 100% dan keputusan saya bisa saja berdampak sebaliknya, namun itulah pilihan yang saya buat." tandasnya.
Pra Musim
Liverpool sendiri saat ini tengah berada di Amerika Serikat. Mereka kini tengah menjalani beberapa laga pra musim untuk mempersiapkan musim yang baru.
Namun The Reds belakangan ini menelan hasil yang kurang maksimal. Mereka menelan 2 kekalahan dan satu hasil imbang di tiga pertandingan mereka di Amerika Serikat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tur Pra Musim Positif, Namun Liverpool Masih Perlu Kerja Lebih Keras
Liga Inggris 25 Juli 2019, 23:52
-
Diincar Liverpool dan Tottenham, Kenapa Ceballos Pilih Arsenal?
Liga Inggris 25 Juli 2019, 22:11
-
Carragher Pesimistis Liverpool Bisa Raih 96 Poin Lagi
Liga Inggris 25 Juli 2019, 21:00
-
Jamie Carragher Ragu Jurgen Klopp Bertahan Lama di Liverpool
Liga Inggris 25 Juli 2019, 20:40
-
Jurgen Klopp Khawatir Jika Bruno Fernandes Gabung MU, Mengapa?
Liga Inggris 25 Juli 2019, 18:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52



















KOMENTAR