Bola.net - Jose Mourinho pernah mengalami kegagalan yang cukup telak semasa melatih Manchester United dulu. Namun mantan pemain Tottenham, Graeme Souness, yakin pria asal Portugal tersebut bisa membawa the Lilywhites kembali berjaya.
Pada tahun 2018 lalu, Mourinho dipecat oleh Manchester United karena dianggap sebagai dalang buruknya performa klub di awal musim 2018/19. Manchester United kemudian memilih Ole Gunnar Solskjaer sebagai penggantinya.
11 bulan berikutnya, Mourinho kembali ke Premier League untuk menukangi Tottenham. Ia ditunjuk sebagai pengganti Mauricio Pochettino yang dinilai gagal dalam menyajikan performa terbaik dari Harry Kane dkk musim ini.
PR Mourinho cukup berat. Tottenham sedang terjungkal pada awal musim ini dengan serangkaian hasil buruk dalam 12 pertandingan di Premier League. Alhasil, mereka kini bertengger di peringkat ke-14 di klasemen sementara.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mourinho Sempurna untuk Spurs
Apa yang terjadi di Old Trafford masih terkenang jelas di benak publik, sehingga ada keraguan atas keputusan Tottenham memilih Mourinho kendati dia punya segudang pengalaman. Namun tidak sedikitpun keraguan terbesit di pernyataan Souness.
Menurutnya keputusan Tottenham memecat Pochettino, yang berhasil mengantar mereka ke final Liga Champions musim lalu, sudah tepat. Dan memilih Mourinho sebagai pengganti membuat keputusannya jadi jauh lebih baik lagi.
"Jose Mourinho sempurna untuk mereka. Spurs adalah klub besar dan mereka membutuhkan seseorang yang bisa mengubah apa yang dianggap sepak bola menyerang menjadi sedikit pragmatis yang bisa memberikan beberapa trofi," ujar Souness kepada Sky Sports.
"Dia telah memenangkan trofi di manapun ia berada dan saya yakin ia akan melakukan hal yang sama selama di Spurs," lanjutnya.
Tottenham Diuntungkan
Terlepas dari torehan buruknya, ia sempat mempersembahkan trofi bergengsi untuk Manchester United. Pada musim perdananya, ia sukses mengantar the Red Devils menjadi juara di ajang Liga Europa.
Kegagalan di Manchester United sendiri, menurut sejumlah orang, disebabkan oleh keengganan manajemen memenuhi permintaan Mourinho pada bursa transfer. Souness percaya bahwa Tottenham bisa mendapatkan keuntungan dari situasi ini.
"Di dalam lubuk hatinya, dia adalah sosok yang pemarah dan frustrasi dengan apa yang terjadi kepadanya di United, jadi saya pikir Spurs akan mendapatkan keuntungan dari situ," tambahnya.
"Apakah mereka akan memenangkan liga tahun ini? Tidak. Tapi mereka akan menjadi tim yang jauh lebih sulit untuk dihadapi," tutupnya.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Empat Besar Tidak Mustahil untuk Manchester United
Liga Inggris 21 November 2019, 22:00
-
Juventus Ramaikan Perburuan Dani Olmo
Liga Italia 21 November 2019, 21:40
-
MU Sudah Bisa Mengandalkan Fred
Liga Inggris 21 November 2019, 21:00
-
Paul Pogba Ditantang Buktikan Jiwa Kepemimpinannya di MU
Liga Inggris 21 November 2019, 20:40
-
Marcus Rashford Disebut Semakin Mirip Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 21 November 2019, 20:20
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR