
Bola.net - Laporan terbaru menyebutkan Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani belum menutup pintu untuk suatu hari nanti mengakuisisi Manchester United. Situasi kacau di bawah kepemilikan Sir Jim Ratcliffe membuka peluang bagi sang miliarder Qatar untuk kembali mencoba.
Manchester United tampak semakin terpuruk sejak Sir Jim Ratcliffe mengambil alih 25% saham klub senilai £1,3 miliar dari keluarga Glazer pada 2023. Alih-alih membawa perubahan positif, 18 bulan kepemimpinannya justru dipenuhi masalah.
Dari keputusan kontroversial mempertahankan Erik ten Hag sebagai pelatih—sebelum akhirnya memecatnya Oktober lalu—hingga performa buruk di bawah Ruben Amorim yang membuat MU tercecer di posisi ke-15 Premier League (peringkat terendah sepanjang sejarah klub).
Belum lagi masalah finansial: Ratcliffe terpaksa memangkas 450 karyawan dan dikabarkan klub masih menanggung utang sekitar £1 miliar.
Sheikh Jasim Tertarik Beli MU

Padahal, situasi bisa berbeda jika Sheikh Jassim yang memenangkan tawar-menawar waktu itu. Dia menawarkan akuisisi penuh dengan janji melunasi seluruh utang klub.
Meski gagal, The Telegraph melaporkan bahwa Jassim dan timnya belum menyerah untuk suatu hari membeli Setan Merah.
Meski pihak Jassim membantah segala spekulasi, pengamat meyakini bahwa jika ada investor Qatar yang ingin membeli klub Eropa besar, mereka akan berkonsultasi dengan Nasser Al-Khelaifi—Presiden PSG sejak 2011 dan Ketua European Club Association (ECA).
Menariknya, Al-Khelaifi baru-baru ini terlihat akrab dengan legenda MU, Sir Alex Ferguson. Mantan pelatih berusia 83 tahun itu menjadi tamu kehormatan Al-Khelaifi di Munchen selama final Liga Champions, bahkan duduk di tribun mewah saat PSG mengalahkan Inter Milan untuk gelar Champions League pertama mereka.
Misteri Sheikh Jassim dan Kemungkinan Comeback

Salah satu hal yang membuat Sheikh Jassim menarik adalah sikapnya yang sangat tertutup. Berbeda dengan Ratcliffe yang kerap muncul di media, Jassim sama sekali tidak terlibat kampanye publik selama proses akuisisi 2023. Bahkan, Ratcliffe sendiri pernah meragukan eksistensinya:
"Tak ada yang pernah bertemu dengannya. Glazers juga tidak. Aku pun tidak yakin dia benar-benar ada," ujarnya Februari 2024.
Namun, fakta bahwa keluarga Glazer masih bisa menjual saham mereka kapan saja—dan Ratcliffe hanya memiliki hak penawaran pertama—membuka peluang bagi Jassim untuk kembali. Pertanyaannya: akankah dia mengubah strategi jika kesempatan itu datang?
Satu hal yang pasti: dengan kondisi MU yang semakin memprihatinkan, fans mulai berharap ada 'penyelamat' baru—dan nama Sheikh Jassim masih menjadi salah satu favorit.
Klasemen Premier League
Sumber: The Telegraph
Jangan Lewatkan!
- Cerita Cinta pada Pandangan Pertama MU dan Matheus Cunha
- Matheus Cunha Resmi Gabung Manchester United: Siapa yang Diuntungkan dan Dirugikan?
- Kapan Matheus Cunha Debut di Manchester United?
- Daftar 20 Transfer Termahal Sepanjang Sejarah Manchester United: Matheus Cunha Peringkat Berapa?
- Daftar Transfer Resmi Manchester United Musim Panas 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lepas Garnacho, MU Bakal Rekrut Winger asal Afrika?
Liga Inggris 2 Juni 2025, 21:12
-
Delap Gagal, MU Incar Bomber PSG Ini?
Liga Inggris 2 Juni 2025, 20:56
LATEST UPDATE
-
Pelatih Dadakan Chelsea Akui 24 Jam yang Gila Menjelang Man City vs Chelsea
Liga Inggris 4 Januari 2026, 16:01
-
Jadwal Nonton Live Streaming Leeds vs MU Malam Ini, 4 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 15:49
-
Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
News 4 Januari 2026, 15:41
-
Tempat Menonton Leeds vs Man Utd Hari Ini: Tayang di Mana, Main Jam Berapa?
Liga Inggris 4 Januari 2026, 15:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43



















KOMENTAR