
Bola.net - Michael Carrick kini memegang kendali atas peluangnya menjadi manajer permanen Manchester United. Syaratnya jelas: ia harus membawa tim mengamankan tiket Liga Champions.
Sejak dipercaya sebagai manajer interim, performa Manchester United meningkat pesat. Bruno Fernandes dan rekan-rekannya bahkan mencatat perolehan poin tertinggi di Premier League selama periode tersebut.
Perubahan itu terasa signifikan. Saat Ruben Amorim dipecat pada Januari, Man United masih tertahan di peringkat ketujuh. Namun, di bawah Carrick, tim mampu memangkas selisih 11 poin dari Aston Villa dan kini naik ke posisi ketiga klasemen.
Meski demikian, Carrick masih perlu menjaga konsistensi hingga akhir musim. Keberhasilan menembus empat besar diyakini akan menjadi bukti kuat bahwa ia layak memimpin tim secara permanen.
Dukungan Wayne Rooney

Wayne Rooney termasuk sosok yang terkesan dengan perubahan cepat di bawah Carrick. Menurutnya, performa tersebut sudah cukup untuk menempatkan Carrick sebagai kandidat utama manajer permanen.
Legenda pencetak gol terbanyak Manchester United itu menilai tiket Liga Champions akan menjadi faktor penentu.
“Saya pikir jika mereka mendapatkan sepak bola Liga Champions, Carrick harus mendapatkan pekerjaan itu (menjadi pelatih baru permanen)” ujar Rooney.
“Dia menempatkan dirinya di posisi terdepan jika klub mencari manajer baru,” tambahnya.
Gary Neville Ingatkan Man United Tetap Hati-Hati

Sementara itu, Gary Neville mengajak manajemen klub tetap bersikap tenang. Ia menilai United sebaiknya tidak terburu-buru mengambil keputusan besar.
Menurut Neville, klub tetap perlu mempertimbangkan opsi pelatih kelas dunia yang tersedia di pasar.
“Manchester United harus tetap melihat pilihan lain saat ini, karena Anda tidak pernah tahu bagaimana musim ini akan berakhir,” kata Neville.
“Saya tidak menentang dia ditunjuk, saya sangat menyukainya. Namun United tetap harus mencari manajer terbaik yang tersedia,” lanjutnya.
Pasar Pelatih Mulai Terbatas
Neville juga menilai situasi pasar pelatih saat ini tidak terlalu luas bagi Manchester United. Keputusan Thomas Tuchel untuk bertahan bersama Timnas Inggris secara tidak langsung memperkuat posisi Carrick.
Jika Carrick mampu menjaga performa tim hingga akhir musim, dukungan suporter kemungkinan akan semakin besar. Meski begitu, pengalaman masa lalu tetap menjadi pelajaran bagi klub.
“Mereka sebelumnya juga menunjuk manajer muda dan kurang berpengalaman. Ole Gunnar Solskjaer datang sebagai mantan pemain dan pada akhirnya tidak berhasil,” ujar Neville.
“Karena itu, mengurangi risiko sebanyak mungkin adalah langkah yang bijak,” tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Man Utd vs Aston Villa 15 Maret 2026
Liga Inggris 14 Maret 2026, 21:00
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST UPDATE
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Strategi Juventus Goda Alisson Becker, Inter Milan Terancam Gigit Jari
Liga Italia 14 Maret 2026, 06:33
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54





















KOMENTAR