
Bola.net - Liverpool dibuat menderita oleh Everton dalam pertemuan derby merseyside di Premier League, Minggu (24/4/2022). Untungnya, mereka berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0.
Everton mengusung permainan bertahan dan membiarkan bola lebih banyak dikuasai oleh Liverpool. Penguasaan bolanya hanya 19 persen saja. Kendati demikian, mereka masih bisa melepaskan total sembilan tembakan.
Liverpool sendiri melepaskan 18 tembakan, empat menemui sasaran. Namun klub berjuluk the Reds itu harus menanti sampai menit ke-62 sampai gol pertamanya yang dicetak Andrew Robertson tercipta.
Penantian itu dikarenakan Everton memasang benteng yang tebal serta strategi mengulur waktu bahkan sejak babak pertama. Lalu lima menit sebelum duel usai, the Reds menggandakan keunggulannya lewat Divock Origi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Dipersulit Strategi Everton
Everton menerapkan strategi mengulur waktu di penghujung babak pertama. Sang kiper, Jordan Pickford, seringkali menahan permainan cukup lama sembari terbaring di tanah usai menangkap bola.
Itu disebut strategi karena Pickford menunjukkan niatan mengulur waktu dengan ekspresi senyum setiap kali menahan bola di pelukannya. Klopp mengakui cara ini menyulitkan timnya.
Ketika ditanya soal taktik Everton ini, Klopp menjawab: "Ya, tentu saja kami sudah menduganya, tapi kami tidak bereaksi dengan sangat baik."
"Ini menyulitkan, setiap bola yang dipegang Pickford, dia mengambil waktu lima menit. Kami tidak bisa mendapatkan ritme [permainan], di mana itu penting untuk membongkar pertahanan rendah," lanjutnya kepada BBC Sport.
Cara Liverpool Mengatasinya
Situasinya benar-benar kritis buat Liverpool pada momen itu. Mereka harus memenangkan pertandingan karena sang rival, Manchester City, berhasil meraih tiga poin sehari sebelumnya.
Untungnya, para pemain Liverpool tidak frustrasi. Mereka tetap bersabar dalam membongkar pertahanan dan strategi Everton. Keputusan pergantian pemain yang dilakukan Klopp pun memiliki kontribusi besar dalam kemenangan ini.
"Kami tetap dingin dan tenang. Pergantian pemain cukup membantu, pemain yang bugar, formasi yang berbeda. Itu membuat lawan kesulitan. Kami menang 2-0, itu sudah cukup," pungkasnya.
Liverpool tidak punya waktu banyak untuk beristirahat setelah menjalani laga berat ini. Pada Kamis (28/4/2022) nanti, mereka akan menjamu Villarreal dalam partai leg pertama semifinal Liga Champions di Anfield.
(BBC Sport)
Baca Juga:
- Jurgen Klopp Turut Bersimpati dengan Ralf Rangnick yang Bernasib Buruk di MU
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Inggris: Liverpool Ogah Berjauhan dengan Manchester City
- Rapor Pemain Liverpool Saat Bungkam Everton: Joel Matip Kokoh, Robertson Pemecah Kebuntuan
- Liverpool Sikat Everton, Netizen: Gak Gelut Gak Seru, Wasit Berat Sebelah, Lord Origi Jimat The Reds
- Man of the Match Liverpool vs Everton: Andrew Robertson
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata Shearer, Robertson Layak Masuk Kandidat Pemain Terbaik Premier League
Liga Inggris 25 April 2022, 23:16
-
Jurgen Klopp: Divock Origi akan Selalu Jadi Legenda di Liverpool
Liga Inggris 25 April 2022, 12:35
-
Bagaimana Kariernya? 3 Pemain yang Gabung Liverpool Bareng Mohamed Salah
Editorial 25 April 2022, 12:27
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
-
Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa
Liga Champions 9 April 2026, 12:15
-
Julian Alvarez Membuktikan Kelasnya di Hadapan Barcelona
Liga Champions 9 April 2026, 11:48
-
3 Catatan Penting dari Kekalahan 0-2 Barcelona di Camp Nou
Liga Champions 9 April 2026, 11:30
-
Masihkah Ada Harapan untuk Barcelona?
Liga Champions 9 April 2026, 11:12
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR