
Bola.net - Ada banyak memori penting di laga Liverpool vs Manchester United. Bagi seorang Dimitar Berbatov, memori terbaik tentang laga ini terjadi pada musim 2010/2011 yang lalu.
Saat itu, Manchester United berjumpa Liverpool pada laga pekan ke-5 Premier League. Laga digelar di Old Trafford.
United masih dilatih Sir Alex Ferguson. Sedangkan, Liverpool berada di bawah kendali Roy Hudgson. Pada akhir musim 2010/2021, United menjadi juara sedangkan Liverpool berada di posisi keenam.
Lalu, apa yang menarik dari duel Manchester United vs Liverpool ini? Hat-trick dari Berbatov.
Musim Terbaik Berbatov

Musim 2010/2011 menjadi musim ketiga Berbatov bermain untuk United. Pada dua musim sebelumnya, dia tidak banyak mendapat pujian karena tidak mencetak gol sesuai dengan ekspektasi.
Namun, musim 2010/2011 menjadi momen yang epik bagi Berbatov. Pada akhir musim, pemain asal Bulgaria tersebut mencetak 20 gol. Ini adalah capaian terbaik Berbatov selama bermain di Premier League.
Ada dua momen terbaik Berbatov pada musim 2010/2011 ini. Momen pertama terjadi di laga kontra Liverpool, di mana Berbatov mampu mencetak hattrick. Kedua, ketika Berbatov mencetak lima gol dan membawa United menang dengan skor 7-2 atas Blackburn.
Hattrick ke Gawang Liverpool
Laga United melawan Liverpool berjalan sengit, seperti yang seharusnya. United unggul lebih dulu saat umpan Ryan Giggs disambar Berbatov pada menit ke-42. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.
Berbatov kembali mencetak gol pada menit ke-59. Kali ini lewat umpan Nani. Gol ini sangat spesial. Berbatov menerima umpan dari Nani, melakukan kontrol dengan paha. Lalu, melepas tendangan akrobatik.
Gol! Berbatov membawa United unggul 2-0.
One touch on the knee and bang.
— The Man Utd Way (@TheManUtdWay) February 21, 2019
Dimitar Berbatov’s overhead kick against Liverpool is up there with one of my favourites. There’s nothing that man couldn’t do! pic.twitter.com/7Jex2DcSrc
Hanya saja, Liverpool mampu bangkit setelah gol indah Berbatov. The Reds mencetak dua gol dalam durasi enam menit. Kedua gol itu dicetak Steven Gerrard pada menit ke-64 dan 70.
Berbatov kemudian hadir sebagai pahlawan bagi United. Eks pemain Bayer Leverkusen mencetak gol ketiga alias hattrick pada menit ke-84. United pun menang dengan skor 3-2.
Malam yang Sempurna
Berbatov tidak pernah lupa dengan momen yang terjadi di Old Trafford. Bukan hanya soal gol akrobatik yang dicetak, tetapi tentang semua hal yang terjadi pada duel melawan Liverpool.
"Pada awal 2010/11, mereka datang ke Old Trafford. Saya tahu ini akan menjadi hari yang baik. Sepanjang musim itu, saya memiliki perasaan yang baik," kenang Berbatov dikutip dari situs resmi United.
19 September 2010 - Premier League
— Simpatisan United (@SimpatisanUtd) February 23, 2019
Hattrick Berbatov ke gawang Liverpool yang tidak pernh terlupakan bagi suporter Manchester United#MUNLIV #SimpatisanUtd #MUFC pic.twitter.com/uT1tfhdy25
"Gol kedua saya, orang terus bertanya kepada saya soal itu."
"Saat itu, segalanya sempurna. Penguasaan bola, bicycle kick, lalu bola membentur mistar, dan masuk ke gawang untuk efek yang lebih dramatis," imbuh Berbatov.
Tersenyum untuk Momen Istimewa
Berbatov sejak awal sadar betul betapa pentingnya laga melawan Liverpool. Berbatov mengaku sudah mengikuti rivalitas United dan Liverpool sejak masih kecil ketika berada di Bulgaria.
"Ketika Anda bagian United, Anda tidak punya pilihan. Anda harus memikirkan laga itu, rivalitas. Liverpool adalah tim yang kami coba lewati dalam gelar liga ketika saya tiba di Old Trafford. Mereka punya 18, kami punya 17," ucap Berbatov.
Hari ini pada 2010, Dimitar Berbatov cetak hat-trick untuk #MUFC di #PL saat melumpuhkan Liverpool di Old Trafford.#OnThisDay pic.twitter.com/W3QIU5o0ny
— Manchester United (@ManUtd_ID) September 19, 2018
United kemudian sukses melewati catatan gelar Liga Inggris yang diraih Liverpool. Berbatov menjadi bagian dari kesuksesan itu. Namun, di balik sukses itu, Berbatov tak pernah lupa dengan hattrick ke gawang Liverpool.
"Hat-trick, di Old Trafford, lawan Liverpool, sukses meraih kemenangan. Itu Sempurna," kenang Berbatov.
Sumber: SportBible
Baca Ini Juga:
- Jadwal dan Siaran Langsung Liverpool vs Manchester United di Net TV, 17 Januari 2021
- Jelang Liverpool vs MU, Maguire: Kami Klub Terbesar Dunia
- Liverpool vs MU Diprediksi Imbang, Ini Skornya
- Ismed Sofyan Yakin Manchester United Bisa Juarai Liga Inggris Musim Ini
- Prediksi Ismed Sofyan: Liverpool 1-2 Manchester United
- Liverpool vs MU, Begini Prediksi Rafael Benitez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesan Rio Ferdinand Pada Manchester United: Serang Liverpool Sejak Menit Awal!
Liga Inggris 17 Januari 2021, 21:59
-
Liverpool vs Manchester United, Henderson Beri Pujian Setinggi Langit Pada Rashford
Liga Inggris 17 Januari 2021, 21:26
-
Liverpool vs Manchester United, Maguire Bertekad Pimpin MU Raih Kemenangan
Liga Inggris 17 Januari 2021, 20:56
-
Manchester United di Puncak Klasemen, Solskjaer: Kalau Diam Saja ya Mati Beku
Liga Inggris 17 Januari 2021, 20:25
-
Link Live Streaming Liverpool vs Manchester United di Mola TV
Liga Inggris 17 Januari 2021, 20:12
LATEST UPDATE
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Januari 2026, 17:50
-
Live Streaming Napoli vs Verona - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR