Pada laga tersebut, The Reds mampu mencatat penguasaan bola hingga 80 persen, namun mereka justru harus rela kalah karena kebobolan dua gol 'ceroboh' yang mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Sam Vokes dan Andre Gray.
"Ini bukan masalah pertahanan, ini adalah masalah serangan (ofensif). Kami kehilangan bola pada saat yang salah, dan mereka menghukum kami," ujarnya.
"Kesalahan-kesalahan seperti ini tak seharusnya terjadi lagi, tapi sesi latihan kami tak termasuk kami memainkan bola di waktu yang salah untuk lawan. Kami menempatkan diri di bawah tekanan," sambungnya.
"Saya benar-benar marah untuk gol pertama karena itu sama sekali tak diperlukan, tapi saya tak marah di jeda pertandingan. Bila marah dibenarkan, maka saya akan marah kepada anda (media) dalam beberapa waktu, terutama saat ada pertanyaan sampah," imbuhnya.
"Bila saya merasa saya harus menempatkan jari pada tempatnya, saya akan melakukannya. Mereka sudah tahu hal itu. Bila marah akan membantu, saya akan marah," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klopp Ingin Jendela Transfer Segera Tutup
Liga Inggris 22 Agustus 2016, 22:06
-
Ballack: Liverpool Musim Ini Akan Lebih Baik
Liga Inggris 22 Agustus 2016, 17:59
-
Ditanya Kenapa Bisa Kalah Dari Burnley, Wijnaldum Ikut Bingung
Liga Inggris 22 Agustus 2016, 15:48
-
Inzaghi: Bisakah Balotelli ke Lazio?
Liga Inggris 22 Agustus 2016, 12:50
-
Liverpool Layangkan Tawaran Perdana Untuk Paredes
Liga Inggris 22 Agustus 2016, 12:49
LATEST UPDATE
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
-
Benarkah Chicago Fire PDKT ke Robert Lewandowski?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 16:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR