Bola.net - - Bos , Ronald Koeman, mengungkap kekagumannya pada Memphis Depay, menjelang pertandingan The Toffees di Liga Europa melawan Lyon.
Depay kesulitan untuk memberikan dampak besar di sepakbola Inggris selama 18 bulan bersama Manchester United, namun sang winger lantas mencetak delapan gol dalam 27 pertandingan bersama Lyon.
Koeman mengakui bahwa ia sebelumnya coba merekrut pemain 23 tahun sebelum ia akhirnya memilih datang ke Prancis dan sang manajer mengatakan kompatriotnya itu akan menjadi ancaman besar di Goodison Park malam nanti.
Pria 54 tahun mengatakan di Sportsmole: "Tentu saja klub tidak berhasil mencapai kesepakatan dengan Manchester United dan Depay memilih bergabung dengan Lyon."
Ronald Koeman
"Dia masih muda, dia salah satu talenta masa depan Belanda. Dia selalu berbahaya bahkan ketika dia tidak ada di level permainan sebenarnya. Dia punya tendangan bebas yang bagus dan mampu melepas tembakan dari luar kotak penalti - dia adalah pemain berbahaya yang harus kami awasi."
Lyon saat ini duduk satu poin di atas Everton di Grup E.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mau Juara, Liverpool Diminta Beli Lima Bintang Tambahan
Liga Inggris 19 Oktober 2017, 22:46
-
Eks Chelsea: Conte Butuh Lebih Banyak Pemain Baru
Liga Inggris 19 Oktober 2017, 21:53
-
Redknapp: Liverpool Butuh Menang Lawan Spurs
Liga Inggris 19 Oktober 2017, 20:15
-
Eks Liverpool Ini Bela Taktik Mourinho di Anfield
Liga Inggris 19 Oktober 2017, 19:53
-
Mourinho Belum Tahu Kondisi Pogba dan Fellaini
Liga Inggris 19 Oktober 2017, 18:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR