
Bola.net - Kai Havertz masih terus kesulitan di Chelsea. Musim 2020/21 ini merupakan musim pertamanya di Premier League, dan hingga kini dia belum juga menemukan performa terbaiknya.
Gelandang Jerman ini merupakan pembelian termahal Chelsea dari belanja besar musim panas lalu. Nahas, sejauh ini justru Havertz yang tampil paling buruk di antara yang lain.
Dia tampak tersesat di lapangan, tidak bisa menemukan posisi terbaiknya. Performanya jauh dari harapan, mudah kehilangan bola, dan tampak lesu.
Di antara semua kekurangan tersebut, gestur Havertz jadi yang paling mencemaskan menurut mantan bek Chelsea, Robert Huth. Apa maksudnya?
Bahasa tubuh Havertz
Huth mengamati permainan Havertz dan dia menilai ada sejumlah masalah. Yang paling kentara adalah bahasa tubuh Havertz, tampak lesu dan tidak benar-benar terpacu untuk tampil apik.
"Saya hanya tidak menyukai bahasa tubuhnya, dia tampak terlalu menggampangkan," buka Huth dikutip dari Goal.
"Benar ini baru musim pertamanya, tapi dia sepertinya tidak benar-benar terganggu. Dia mudah kehilangan bola, mudah memberikannya pada lawan, dan tidak mengejarnya kembali."
"Benar sulit datang ke klub baru tanpa dukungan fans, tapi Anda harus mencari cara menyulut semangat diri," imbuhnya.
Pemimpin internal
Huth meyakini semangat Havertz perlu dilecut, dan ini bukan hanya tugas Frank Lampard sebagai pelatih. Sebaliknya, para pemain Chelsea justru harus bisa mengkritik dan memotivasi satu sama lain.
"Mungkin Chelsea tidak memiliki pemimpin internal yang bisa membicarakan hal-hal seperti itu [mengkritik satu sama lain]," lanjut Huth.
"Memang diskusinya tidak selalu baik ketika Anda tampil buruk, tapi itu diperlukan. Havertz membutuhkan kritik dari orang lain untuk memberi tahunya apa yang diperlukan di Premier League."
"Mungkin seisi ruang ganti mereka bersikap terlalu baik," pungkasnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
John Terry Ikut Bereaksi Usai Rekor Kandang Liverpool Terhenti, Apa Katanya?
Liga Inggris 22 Januari 2021, 22:26
-
Chelsea Diklaim Keliru Lepas Fikayo Tomori ke AC Milan
Liga Inggris 22 Januari 2021, 18:20
-
Eks Chelsea Ini Heran Lihat Lampard Pertahankan Antonio Rudiger
Liga Inggris 22 Januari 2021, 17:00
-
Prediksi Chelsea vs Luton Town 24 Januari 2021
Liga Inggris 22 Januari 2021, 16:47
-
Fikayo Tomori dan Deretan Pemain AC Milan yang Bergabung dari Chelsea
Editorial 22 Januari 2021, 16:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40



















KOMENTAR