
Bola.net - Legenda Liverpool Jamie Carragher menyebut Unai Emery saat ini menciptakan kebingungan besar dengan aksinya yang kerap gonta-ganti taktik.
Tekanan kepada Unai Emery membesar belakangan ini. Sebab performa dan prestasi Arsenal tak sesuai ekspektasi fans.
The Gunnes hanya bisa menang sekali saja dalam delapan laga terakhirnya di semua ajang kompetisi. Mereka kini berada di peringkat delapan klasemen sementara Premier League dengan koleksi 18 poin dari 13 laga.
Emery juga disorot berkat keputusannya mengubah taktik di laga kontra Southampton. Saat itu ia mengubah taktinya sampai tiga kali, namun pada akhirnya timnya gagal menang dan cuma meraih hasil imbang.
Bikin Bingung
Jamie Carragher kemudian mengkritik apa yang dilakukan oleh Unai Emery. Ia mengaku sebelumnya memang suka melihat seorang pelatih bisa beradaptasi dengan situasi sulit dan berganti taktik.
Akan tetapi menurutnya pergantian taktik seperti saat melawan Southampton tidak sesuai dengan apa yang ia maksud. Ia justru menyebut keputusan manajer asal Spanyol itu malah menciptakan kebingungan.
"Saya kembali ke Monday Night Football pertama musim lalu, ketika kami berdebat tentang Unai Emery," kata Carragher. "Sikap Gary adalah, berpegang teguh pada prinsip Anda. Prinsip saya adalah bahwa saya suka melihat seorang manajer beradaptasi pada waktu yang berbeda," cetusnya pada Sky Sports.
"Unai Emery belum beradaptasi, ia telah menciptakan kebingungan. Kebingungan di antara penonton, kebingungan dengan pemainnya sendiri, dan kebingungan untuk dirinya sendiri," ketusnya.
"Pertandingan melawan Southampton hampir meringkas 18 bulan waktu Unai Emery [di Arsenal]," sambung Carragher.
Selamat Berkat Pemain
Di laga lawan Southampton itu, Arsenal sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol Danny Ings pada menit kedelapan. Namun Alexandre Lacazette mampu menyamakan kedudukan 10 menit kemudian.
Pada menit ke-71, James Ward-Prowse sukses membuat Soton unggul lagi. Pada akhirnya pergantian taktik Emery membuat Arsenal bisa menyamakan kedudukan via Lacazette pada menit 90+6.
Perubahan taktik itu terbukti menghindarkan Arsenal dari kekalahan, tapi mengapa Carragher tetap mengkritik Emery? Dijelaskannya, saat itu bukan perubahan taktik dari Emery yang membuat The Gunners bisa menyamakan skor tapi berkat kualitas dan ketajaman yang dimiliki Lacazette dkk.
"Mereka mencetak gol karena mereka punya striker hebat; mereka kebobolan gol, kami melihatnya lagi; mereka mencoba dan bermain dari belakang dan nyaris kebobolan gol," ujar Carragher.
"Mereka kebobolan 20 tembakan plus di hampir setiap pertandingan dan manajer mengubah formasi. Ia memiliki tiga formasi pada akhir pekan," serunya.
Cari Khas Tim Medioker
Jamie Carragher menambahkan, perubahan taktik yang dilakukan Emery tak lazim terlihat pada tim-tim besar. Menurutnya hal tersebut cuma terlihat di tim-tim kecil yang sedang berusaha untuk keluar dari jerat degradasi.
"Sejak awal musim lalu, ia telah menggunakan lebih banyak pemain daripada siapa pun. Namun, yang terbesar bagi saya adalah ia membuat perubahan sebelum paruh waktu atau setengah waktu daripada siapa pun. Itulah yang Anda harapkan dilakukan dari tim-tim di posisi bawah, berebut, mencoba banyak hal," cetusnya.
"Ini adalah pria yang sebagian besar suka bermain 4-2-3-1, tetapi lihat formasinya dan berapa kali ia mengubahnya. Saya hanya melihatnya dan saya tidak yakin apa yang terjadi di sana dengan Arsenal , dan itulah sebabnya kebingungan telah diciptakannya," tandas Carragher.
Beberapa nama manajer telah disebut bakal menggantikan Unai Emery di Arsenal. Salah satunya adalah eks bos Tottenham, Mauricio Pochettino.
(sky sport)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool vs Napoli, Salah Kemungkinan Bisa Starter Lagi
Liga Champions 26 November 2019, 23:17
-
Terungkap, Isi Pesan WhatsApp Messi Pada Neymar
Liga Champions 26 November 2019, 22:55
-
Liverpool Sumbang Pemain Terbanyak dalam Nominasi UEFA Fans' Team of the Year 2019
Liga Champions 26 November 2019, 21:45
-
Bukan Van Dijk Atau Messi, Hazard Dinilai Lebih Layak Dapat Ballon d'Or
Liga Champions 26 November 2019, 21:22
-
Terungkap, Jesse Lingard Sempat Tolak Gabung Liverpool dan Man City
Liga Inggris 26 November 2019, 20:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
-
Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 22:29
-
Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 22:00
-
5 Biang Kerok Kekalahan Manchester United dari Hull City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 21:30
-
Kalah dari Hull City, Manchester United Catatkan Dua Rekor yang Memalukan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:50
-
Man of the Match Hull vs Man United: Konstantinos Tzolakis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:39
-
Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:24
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
Liga Italia 22 Agustus 2026, 19:20
-
Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 19:00
-
Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:33
-
Arsenal Digosipkan Dekati Julian Alvarez, Begini Respon Mikel Arteta
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR