
Bola.net - Graeme Souness menyebut lini pertahanan Liverpool tampil cukup bagus saat lawan Manchester United tapi tak demikian dengan lini serang mereka, yang dianggapnya tak mampu menghadirkan kengerian bagi pertahanan Setan Merah.
Liverpool tak bisa menaklukkan Man United saat menjamu mereka di Anfield di laga pekan ke 18 Premier League 2020-21, Minggu (17/01/2021) malam WIB. Lini serang The Reds tak mampu mendobrak pertahanan sang tamu.
Mereka tak bisa menghasilkan manuver-manuver nyata untuk membahayakan gawang David De Gea. Laga ini pun berakhir imbang 0-0.
Hasil ini memberikan catatan buruk bagi Liverpool. Ini adalah ketiga kalinya secara beruntun mereka gagal mencetak gol. Sebelumnya mereka juga tak bisa mencetak gol lawan Newcastle dan Southampton.
Pertahanan Dadakan Oke
Di pertandingan tersebut, Liverpool memainkan duo bek tengah yang aslinya gelandang yakni Fabinho dan Jordan Henderson. Performa mereka dinilai cukup oke oleh Graeme Souness.
“Mereka sedang mempertahankan gelar Premier League. Saya rasa ketika Anda seorang manajer, Anda memiliki ingatan yang selektif, Anda hanya mengingat hal-hal yang baik. Hal yang baik hari ini untuk Liverpool adalah bahwa mereka bermain sepak bola sebagaimana mereka telah bermain sepak bola, sepasang bek tengah darurat yang luar biasa," pujinya pada Sky Sports.
“Saya pikir mereka terekspos saat permainan berlanjut ketika lini tengah di depan mereka berhenti menekan sama kuatnya seperti sebelumnya," sambung Souness.
Sorotan Pada Mohamed Salah Dkk
Jika lini belakang menuai pujian, tak demikian halnya dengan lini serang Liverpool. Graeme Souness menilai Mohamed Salah dkk sama sekali tak menunjukkan bahwa mereka trio yang mengerikan.
“Bagi saya, kelemahan yang jelas adalah tiga penyerang tidak terlihat berbahaya hari ini. Apakah itu karena Liverpool menguasai bola begitu banyak dan mendorong pertahanan United mundur dan mereka berada di garis 18 yard, jadi tidak ada area untuk berlari masuk?"
Souness kemudian secara khusus menyoroti performa Salah. Pemain asal Mesir itu sendiri tak banyak berkutik dikawal oleh Luke Shaw.
“Mencoba untuk menjadi netral, trio Liverpool (Salah, Mane dan Firmino) tidak membuat saya terkesan dan sembilan dari 10, mereka melakukannya," kritiknya.
"Ada insiden di babak kedua ketika Salah bisa bertanding satu lawan satu dengan (Luke) Shaw, tetapi ia memilih masuk dan mengambil opsi mudah. Saya pikir itu menjelaskan banyak hal tentang penampilannya hari ini," tuturnya.
Hasil itu membuat Liverpool turun ke peringkat keempat klasemen sementara Premier League 2020-21 dengan raihan 34 poin dari 18 laga. Mereka disalip oleh Leicester City dan Manchester City yang ada di posisi tiga dan dua. Manchester United sendiri bertahan di puncak dengan raihan 37 poin.
(Sky Sports)
Berita Liverpool Lainnya:
- Patrice Evra dan Hubungan Panas dengan Fans Liverpool
- Imbang Lawan Liverpool, Taktik Manchester United Kena Sentil
- Liverpool vs Manchester United, Roy Keane Acungi Jempol Pertahanan Setan Merah
- Hanya 1 Gol dari 4 Laga Premier League, Ada Apa Liverpool?
- Ditahan Manchester United, Lini Serang Liverpool Jadi Sorotan
- Roy Keane Kritik Performa Marcus Rashford dan Bruno Fernandes
- Liverpool vs Manchester United: Jurgen Klopp Memarahi Alexander-Arnold 2 Kali
- 5 Pelajaran Liverpool vs Manchester United: The Reds Masih Mandul, MU Main Aman
- Kata Luke Shaw Usai 'Kantongi' Mohamed Salah Selama 90 Menit
- Empat Hal yang Mungkin Anda Lewatkan di Laga Liverpool vs Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Penyebab Kacaunya Performa Liverpool Menurut Crouch
Liga Inggris 18 Januari 2021, 21:28
-
Gary Neville: Manchester United Butuh Dua Pemain Baru untuk Jadi Juara
Liga Inggris 18 Januari 2021, 21:00
-
Manchester United Parkir Bus di Markas Liverpool, Ince: Ini Solskjaer apa Mourinho?
Liga Inggris 18 Januari 2021, 20:40
-
Inikah Alasan Sebenarnya Manchester United Rekrut Donny van de Beek?
Liga Inggris 18 Januari 2021, 20:20
-
Manchester United Masih di Puncak, Begini Komentar Solskjaer
Liga Inggris 18 Januari 2021, 20:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR