
Bola.net - Winger muda Chelsea Mason Mount layak dipilih sebagai Man of the Match di laga semifinal FA Cup melawan Manchester United di Stadion Wembley, Senin (20/07/2020) dini hari WIB.
Duel ini menjanjikan laga yang seru. Kedua tim sama-sama menjanjikan permainan menyerang.
Pertandingan big match ini berlangsung dengan alot. Keduanya cukup berimbang dalam penguasaan bola.
Namun demikian Chelsea sedikit lebih tajam dibandingkan dengan United. The Blues lebih sering mengancam gawang Setan Merah dibanding sebaliknya.
Gol baru tercipta jelang laga babak pertama berakhir. Tepatnya melalui sontekan Olivier Giroud.
Dan begitu babak kedua dimulai, Chelsea bisa kembali mencetak gol, kali ini melalui Mount. Setan Merah kian merana karena pada menit ke-74, Harry Maguire mencetak gol bunuh diri.
Setan Merah kemudian bisa membalas satu gol melalui Bruno Fernandes. Gol ini tercipta melalui titik putih. Chelsea pun akhirnya menang 3-1 atas Manchester United.
Penampilan Mason Mount
Frank Lampard menjadikan Mason Mount sebagai starter di laga ini. Ia mendampingi Willian dan Olivier Giroud.
Di sayap kiri, Mount kerap merepotkan Aaron Wan-Bissaka. Ia juga sempat memberikan ancaman dengan tendangan kerasnya pada gawang MU. Ia pun membuat David De Gea harus bekerja keras demi menyelamatkan gawangnya.
Sementara itu untuk golnya, Mount patut dipuji. Ia berhasil memotong umpan Williams pada Fred dan kemudian memaksimalkan kesalahan itu menjadi gol.
Mount juga menjadi aktor utama Chelsea jika tim tersebut mengandalkan serangan balik. Para pemain MU kerepotan untuk menjinakkannya.
Situs WhoScored pun memberikannya rating paling tinggi di antara semua pemain di laga tersebut. Mereka memberikannya rating 8.23.
Statistik Mason Mount
Di pertandingan ini, Mason Mount sangat aktif membangun serangan untuk lini serang Chelsea. Ia mencatatkan 47 sentuhan pada bola, dan ini jumlah yang paling tinggi diantara penyerang lainnnya.
Persentasi operannya juga sangat bagus, 92.3 persen. Ia juga paling aktif mengancam gawang MU dengan empat percobaan tembakan, dan dua tepat sasaran.
Ia juga mengirimkan tiga umpan silang, meski tak ada yang tepat sasaran. Jumlah ini cuma kalah dari Cesar Azpilicueta dan Marcos Alonso.
Mason Mount memang layak dinobatkan sebagai Man of the Match di laga Manchester United vs Chelsea ini.
(WhoScored)
Baca Juga:
- Hasil Pertandingan Manchester United vs Chelsea: Skor 1-3
- Tottenham Menang, Netizen: Mourinho Bayar Utang ke MU dan Chelsea Nih
- N'Golo Kante Jadi Prioritas Transfer Real Madrid
- Dirumorkan Dekat dengan Banyak Klub, Begini Respon Willian
- Manchester United vs Chelsea: 5 Alasan Mengapa The Blues Bakal Berjaya
- Manchester United vs Chelsea: Psywar Antara Frank Lampard dan Ole Gunnar Solskjaer
- Manchester United 19 Laga Tanpa Kekalahan, Chelsea: Kami Punya Olivier Giroud
- Edan Hazard 'Bantu' Chelsea Danai Transfer Kai Havertz, Kok Bisa?
- Soal Isu VAR, Solskjaer Serang Balik Lampard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mau Jan Oblak, Chelsea Bisa Kere Mendadak
Liga Inggris 20 Juli 2020, 22:00
-
Olivier Giroud akui Ada Unsur Hoki di Golnya ke Gawang MU
Liga Inggris 20 Juli 2020, 19:00
-
Bukan MU, Kai Havertz Lebih Tertarik Gabung Chelsea
Bundesliga 20 Juli 2020, 18:20
-
Diincar Real Madrid, Chelsea Siap Lepas N'Golo Kante
Liga Inggris 20 Juli 2020, 16:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Meksiko vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 6 Juli 2026, 10:13
-
Akhir dari Sebuah Era! Neymar Umumkan Pensiun dari Timnas Brasil
Piala Dunia 6 Juli 2026, 06:50
-
Laga Meskiko vs Inggris Resmi Diundur Satu Jam, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 06:33
-
Tempat Menonton Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026, 6 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 06:00
-
Kejutan! Naomi Osaka Singkirkan Aryna Sabalenka dari Wimbledon 2026
Tenis 6 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Brasil vs Norwegia: Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 05:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR