
Bola.net - Gelandang Arsenal, Martin Zubimendi, sedang menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir. Penampilannya dinilai mengalami penurunan, terutama di ajang Premier League.
Padahal, pada awal kedatangannya, ia sempat dianggap sebagai salah satu rekrutan paling menjanjikan. Arsenal mendatangkannya dari Real Sociedad dengan nilai transfer mencapai 56 juta poundsterling pada musim panas lalu, sehingga ekspektasi besar langsung mengikutinya.
Belakangan ini, statistik Zubimendi mulai menimbulkan kekhawatiran. Ia tidak mencatatkan gol maupun assist dalam sembilan pertandingan terakhir. Situasi ini memicu kritik dari sejumlah pengamat sepak bola.
Legenda klub, Martin Keown, kemudian ikut memberikan pandangannya terkait kondisi tersebut. Ia menilai Zubimendi membutuhkan dukungan agar bisa segera bangkit. Tekanan di akhir musim memang sedang tinggi, terutama dalam perebutan gelar.
Kritik Tajam Gary Neville

Gary Neville secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa Zubimendi. Ia menilai kontribusi sang gelandang belum cukup besar untuk membantu tim dalam momen penting.
Neville bahkan membandingkan Zubimendi dengan pemain seperti Andrea Pirlo. Ia berharap Zubimendi mampu mengontrol permainan dan mengatur tempo di lini tengah. Namun, menurutnya, peran tersebut belum terlihat konsisten sejauh ini.
"Saya pikir pada awal musim bahwa Zubimendi adalah rekrutan yang hebat. Dia sudah menjadi pemain yang bagus untuk Arsenal, tetapi saat ini saya mengharapkan Zubimendi menjadi pembeda," ujar Gary Neville seperti dilansir dari Metro
"Anda memikirkan seperti apa Pirlo, atau Scholes atau Rodri... pemain yang bisa mendikte permainan, membuat Arsenal menguasai bola, mengorganisir permainan, dan tampil dengan otoritas. Tapi dia tidak menunjukkan hal itu," tambahnya.
Pembelaan dari Martin Keown

Berbeda dengan Martin Keown. Mantan pemain Arsenal tersebut memilih melihat situasi ini dari sudut pandang yang berbeda. Ia menilai wajar jika seorang pemain mengalami penurunan performa dalam periode tertentu, apalagi di liga sekompetitif Inggris.
Menurut Keown, Zubimendi sudah memainkan banyak pertandingan musim ini. Ia menekankan pentingnya dukungan dari tim dan suporter untuk membantu sang pemain kembali ke performa terbaiknya.
"Saya rasa saya akan membandingkan itu dengan Zubimendi. Dia telah memainkan banyak pertandingan, ini adalah momen yang sulit baginya, tetapi pemain-pemain seperti inilah yang perlu Anda dukung," jelas Martin Keown.
"Hasil pertandingan memberikan khasiat bagi tim. Hal itu membuat Anda berpikir bahwa Anda bisa terus melangkah maju," terangnya.
Fokus Menuju Juara

Arsenal saat ini kembali berada di puncak klasemen setelah meraih kemenangan atas Newcastle. Mereka hanya memiliki empat pertandingan tersisa untuk menentukan peluang meraih gelar yang telah lama dinantikan.
Persaingan dengan Manchester City dipastikan akan berlangsung hingga akhir musim. Selain itu, tim asuhan Mikel Arteta juga masih berkompetisi di semifinal Liga Champions, yang menambah tekanan dalam jadwal mereka.
"Rasanya seperti mendaki Gunung Everest di sini. Kita punya empat laga tersisa di mana Arsenal memuncaki Premier League dan di semifinal Liga Champions, dan ada krisis di mana-mana setiap minggu. Lupakan semua kebisingan itu dan mulailah tampil, mulailah bermain," lanjut Martin Keown.
"Senang melihat Saka kembali ke lapangan. Semua koneksi antar pemain pun kini telah kembali," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ujian Sesungguhnya bagi Arsenal di Markas Atletico Madrid
Liga Champions 28 April 2026, 23:16
-
Motivasi Ekstra 2 Pilar Atletico Madrid di Semifinal Kontra Arsenal
Liga Champions 28 April 2026, 21:17
-
Julian Alvarez Diminati Arsenal, Diego Simeone Buka Suara Jelang Semifinal
Liga Champions 28 April 2026, 20:59
LATEST UPDATE
-
Pujian Setinggi Langit Iraola untuk Alexander Isak, Sang Pahlawan Liverpool!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:40
-
Reuni dengan Mantan, Andoni Iraola Lega Liverpool yang Menang!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:19
-
MU Comeback dari Fulham, Ada Peran Cawe-cawe Wasit?
Liga Inggris 21 September 2026, 08:51
-
Michael Carrick Sebut Pemain Ini Jadi Biang Kerok MU Gagal Menang Lawan Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 08:45
-
Real Madrid Rilis Pernyataan Resmi, Kritik Kepemimpinan Wasit di Derby Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:30
-
Meski Dipenuhi Kontroversi, Diego Simeone Klaim Atletico Madrid Layak Kalahkan Real Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:03
-
Kalah di Derby Madrileno, Jose Mourinho Sebut Rela Madrid Dizalimi Wasit!
Liga Spanyol 21 September 2026, 05:35
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
-
Hasil Fulham vs Man Utd: Setan Merah Selamat dari Kekalahan di Craven Cottage
Liga Inggris 21 September 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33























KOMENTAR