
Bola.net - Graham Potter enggan berkomentar saat ditanya apakah ia telah berbicara dengan Manchester United saat namanya kembali menjadi sorotan, 17 bulan setelah pemecatannya di Chelsea.
Potter dipecat hanya tujuh bulan dalam masa jabatannya di Stamford Bridge dan sejak saat itu tidak memiliki pekerjaan, dan memilih untuk tidak banyak bicara selama satu setengah tahun terakhir.
Namun, masa depan pelatih berusia 49 tahun ini menjadi topik spekulasi yang intens dalam beberapa bulan terakhir, dengan Potter banyak dikaitkan dengan serangkaian posisi penting, termasuk Man United dan Timnas Inggris.
Nama Potter sempat berada di urutan teratas dalam daftar kandidat manajer Man United di awal musim panas, sebelum para petinggi Old Trafford memutuskan untuk tetap mempercayai Erik ten Hag yang sedang mengalami tekanan.
Simak berita selengkapnya di bawah ini.
Reaksi Graham Potter
Direktur olahraga Man United yang baru, Dan Ashworth, dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan Potter bahkan sebelum dia ditunjuk, dengan keduanya tetap dekat setelah bekerja sama di Brighton.
Dan Potter memutuskan untuk menyimpan rapat-rapat jawabannya mengenai kabar tersebut.
"Saya pikir apa yang telah saya baca sejauh ini di media, banyak yang tidak benar dan salah," kata Potter.
Simpati Potter kepada Ten Hag
Potter memiliki beberapa simpati untuk Ten Hag, meskipun ia percaya bahwa tekanan yang dihadapi pelatih asal Belanda itu adalah 'realitas kehidupan' bagi para manajer tingkat elit di liga utama Inggris.
"Saya tidak berpikir bahwa tidak ada yang mustahil, namun tentu saja ada pekerjaan yang sulit, itulah realitas kehidupan di Premier League," sambung Potter.
"Jika Anda adalah klub besar seperti Manchester United dan Anda tidak berada di enam besar, maka akan selalu ada pengawasan.
"Terkadang Anda harus melihat hasil dan penampilan, mereka telah melewatkan banyak peluang, mungkin mereka belum mendapatkan poin yang seharusnya mereka dapatkan.
"Terkadang tim mengalami hal tersebut. Anda berpikir dapat menampilkan xG Anda tetapi ternyata tidak dan kemudian Anda mengalami hari yang buruk seperti yang mereka alami kemarin dan tiba-tiba awan mendung datang dengan cepat dan itulah yang harus mereka hadapi."
Pahami Situasi Ten Hag
Potter tidak terkejut dengan reaksi 'emosional' atas kekalahan telak 3-0 Man United dari Tottenham pada akhir pekan lalu.
"Tantangannya adalah untuk mencoba memiliki perspektif, mencoba merasionalisasi apa yang telah terjadi dan berbicara secara logis,” lanjutnya.
“Setelah pertandingan semua orang emosional, tentu saja, karena sepak bola adalah tentang emosi, tentang perasaan. Para penggemar terluka, mereka ingin jawaban, mereka ingin menyalahkan seseorang.
"Terkadang itu adalah manajer dan terkadang, tentu saja, kami membuat kesalahan dan kami tidak sempurna.
“Namun itu adalah bagian dari pekerjaan dan bagian dari kontrak yang kami sepakati dan saya yakin Erik juga akan mengatakan hal yang sama.
"Itulah yang dia harapkan di Manchester United jika Anda tidak menang atau tidak bermain bagus atau kalah. Orang-orang akan menjadi kritis."
Sumber: Sky Sports
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2024/25
Baca Juga:
- Ini Sosok yang Dinilai Pantas Menggantikan Erik Ten Hag di MU
- Benarkah Manajemen MU Mau Pecat Erik Ten Hag? Begini Kata Fabrizio Romano
- Erik ten Hag Cuma Punya 2 Laga untuk Selamatkan Kariernya di MU
- Skenario MU: Erik Ten Hag Dipecat, Ruud van Nistelrooy Naik Jadi Caretaker
- Jika Pecat Ten Hag, Gareth Southgate Jadi Manajer MU Berikutnya?
- Simone Inzaghi Muncul Sebagai Calon Pengganti Erik Ten Hag di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Coba Datangkan Mantan Pemain MU ini di Tahun 2025
Liga Spanyol 1 Oktober 2024, 21:22
-
Andai Pecat Erik Ten Hag, MU Tidak Akan Pekerjakan Gareth Southgate?
Liga Inggris 1 Oktober 2024, 20:58
-
Thomas Tuchel Siap Gantikan Erik Ten Hag di MU
Liga Inggris 1 Oktober 2024, 20:37
LATEST UPDATE
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR