
Bola.net - Eks gelandang Chelsea Cesc Fabregas berharap Arsenal belajar untuk bermain pragmatis dan meraih kemenangan dengan jelek agar bisa meraih gelar juara.
Arsenal sudah berusaha bangkit dalam dua musim terakhir. Mereka telah gagal dengan Unai Emery dan kini sedang berusaha meniti kesuksesan dengan Mikel Arteta.
Akan tetapi Arteta sendiri kini berada dalam posisi sulit. Ia harus mendatangkan pemain baru agar taktiknya di atas lapangan bisa berjalan dengan sempurna.
Namun mendatangkan pemain bukan perkara mudah. Mana ada pemain bagus yang mau gabung Arsenal yang belakangan ini tak punya potensi meraih gelar juara.
Di Premier League saja, Arsenal gagal finis di zona empat besar dan juga gagal meraih tiket ke Liga Europa. Akan tetapi mereka punya kans juara setelah masuk ke final FA Cup, di mana mereka akan berduel dengan Chelsea.
Bodoh dan tak Berpengalaman
Cecs Fabregas mengatakan saat ini Arsenal tak bisa bermain idealis seperti dirinya dulu jika ingin meraih gelar juara. Fabregas mengaku saat masih memperkuat The Gunners, ia mengutamakan bermain dengan apik meski pada akhirnya hal tersebut berimbas negatif pada hasil akhir yang didapat timnya.
"Di Arsenal dan mungkin salah saya sebagai kapten pada saat itu, saya menyukai permainan yang indah ini. Saya tidak terlalu berpengalaman seperti ketika saya kembali ke Chelsea," ucapnya pada The Sun.
“Saya selalu suka memiliki bola dan menuntut bola di daerah yang sulit, bahkan ketika menang 1-0 dan bermain untuk [meraih gelar juara] liga, Anda masih ingin melakukan hal yang sama, karena Anda masih muda dan, dalam hal ini, agak bodoh dalam situasi tertentu," ucapnya.
Sepak Bola Pragmatis Ala Chelsea
Namun Cesc Fabregas akhirnya merasakan pengalaman yang berbeda ketika ia memperkuat Chelsea. Saat itu The Blues tak peduli dengan penampilan cantik di atas lapangan.
Saat itu yang ada dalam benak tim adalah meraih kemenangan. Tak peduli bagaimana caranya yang penting klub harus memetik poin.
“Setiap pemain merasakan hal yang sama, bahwa ini adalah satu-satunya cara [main apik] untuk menang. Terkadang kami lupa bahwa untuk memenangkan liga, Anda harus menang dengan jelek. Selalu ada lima atau enam pertandingan musim di mana Anda kesulitan tetapi menang," serunya.
“Di Chelsea, kami melakukan itu. Kami sangat kompetitif dan sangat berpengalaman. Itulah perbedaan utama," serunya.
"Dalam hal bakat, di Arsenal ada banyak pemain yang fantastis, tetapi di Chelsea, kami tidak peduli jika suatu hari kami menang 1-0 tanpa menyentuh bola untuk seluruh pertandingan," tegas Fabregas.
Cesc Fabregas memperkuat Arsenal dari tahun 2003 hingga 2011 dan di Chelsea dari 2014 hingga 2019. Bersama The Gunners ia tak pernah sukses meraih gelar juara Premier League sementara dengan The Blues ia memenanginya dua kali.
(The Sun)
Baca Juga:
- Newcastle Batal Dibeli Putra Mahkota Arab Saudi, Netizen: Bilang ke Mereka Arsenal Tersedia
- Bosan Makan Gaji Buta, Mesut Ozil Diyakini Bakal Berpikir Tinggalkan Arsenal
- Beruntung! Seperti Milner, Para Pemain Ini Sukses Juara Premier League di Dua Klub Berbeda
- Tolak Arsenal, Dayot Upamecano Resmi Perpanjang Kontrak di RB Leipzig
- Giroud dan David Luiz Bakal Saling Hadapi Mantan Klub, Ini Kata Arteta
- Arteta Minta Dirinya dan Lampard Tak Dibanding-bandingkan dengan Klopp dan Guardiola
- Mikel Arteta Tegaskan Final Piala FA Bukan Laga Terakhir Aubameyang Berseragam Arsenal
- 5 Pemain Kunci Arsenal yang Bisa Jadi Momok untuk Chelsea di Final Piala FA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Final Piala FA Arsenal vs Chelsea di Vidio.com
Liga Inggris 1 Agustus 2020, 21:30
-
Final Piala FA: Perkiraan Susunan Pemain Arsenal vs Chelsea
Liga Inggris 1 Agustus 2020, 20:00
-
Diincar MU dan Chelsea, Presiden Napoli Siap Jual Kalidou Koulibaly
Liga Inggris 1 Agustus 2020, 20:00
-
Chelsea Selangkah Lebih Dekat Daratkan Kai Havertz?
Bundesliga 1 Agustus 2020, 19:00
-
Terungkap, Pierre-Emerick Aubameyang Nyaris Gabung Chelsea di Januari 2020
Liga Inggris 1 Agustus 2020, 18:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR