Bola.net - - Mantan pemain Manchester United, Paul Ince mengaku muak dengan pendekatan bersifat nostalgia yang dilakukan Ole Gunnar Solskjaer. Dia menegaskan bahwa MU harus mulai menatap masa depan dan melupakan sosok Sir Alex Ferguson.
Sir Alex sangat penting dalam pembentukan jati diri MU. Dialah yang membentuk MU jadi klub raksasa di dunia, dan karena itulah sejak kepergiannya, MU terpuruk begitu dalam.
Beberapa pelatih telah gagal meneruskan jejak Sir Alex, dan kini giliran Solskjaer yang mencoba. Uniknya, sejak pertama kali tiba di MU, Solskjaer mengaku bakal mencoba meniru Sir Alex.
Hal inilah yang tidak disukai Ince. Menurutnya, mencoba membentuk MU sama persis dengan era Sir Alex adalah kesalahan besar. Mengapa begitu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Masa Lalu!
Menurut Ince, Sir Alex Ferguson hanyalah masa lalu. MU. Tidak ada gunanya terus mengenang hasil kerja keras pelatih yang akrab dipanggil Fergie tersebut.
Kini, MU ditangani oleh Solskjaer. Sudah seharusnya MU bermain seperti timnya Solskjaer, bukan terus mencoba meniru MU-nya Fergie.
"Ole harus melupakan Sir Alex Ferguson - dialah yang jadi pelatih Mu saat ini. Kami sudah pernah mencoba pendekatan ini [meniru Ferguson]. Namun, itu semua masa lalu, kami harus beranjak ke depan," tegas Ince kepada Paddy Power via Goal.
"Segala penilaian 'Ole Legend' ini juga tidak penting - ya, dia mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 1999, kami memahami itu. Tapi sekarang dia bukan legenda, dia adalah pelatih MU."
Fergie Way
Singkatnya, Ince tidak setuju jika Solskjaer terus meniru Sir Alex Ferguson. Ferguson memang telah banyak membantu MU, tetapi saat ini dia bukan pelatihnya. Pesan ini juga dia tegaskan pada semua fans MU.
"Tidak ada gunanya membantah bahwa Solskjaer mencoba melakukannya 'the Fergie Way'. Saya sangat memahami itu, dan saya yakin semua orang merasakannya. Ferguson bukan pelatih lagi, sederhana."
"Memang dia bakal membantu Ole jika dalam masalah, tetapi saya muak dan lelah mendengar itu. Solskjaer adalah pelatih yang sekarang, dia harus melupakan masa lalu dan menyadari bahwa Ferguson bukan lagi jadi pelatih," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika Keane Bos di MU, Pogba Diklaim Tak Akan Bisa Tidur
Liga Inggris 26 April 2019, 23:15
-
Ini Penyebab Pogba Loyo di MU Menurut Tangan Kanan Sir Alex Ferguson
Liga Inggris 26 April 2019, 22:00
-
Young Tegaskan MU Ingin Finis di Empat Besar
Liga Inggris 26 April 2019, 21:51
-
Pickford: De Gea Dikritik Karena Ia Kiper Terbaik Dunia
Liga Inggris 26 April 2019, 21:20
-
Pembelaan Young untuk De Gea: Ia Masih yang Terbaik di Dunia
Liga Inggris 26 April 2019, 21:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR