Pelatih Jose Mourinho lalu mengeluhkan permainan West Ham, yang mengusung sistem bertahan. Ia pun berkelakar dengan menyebut bahwa hanya alat berat yang bisa meruntuhkan tembok yang dibangun oleh tim asuhan Sam Allardyce tersebut.
"Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah membawa (salah satu alat) Black & Decker - sebuah Black & Decker untuk menghancurkan tembok (West Ham)," tuturnya singkat pada reporter.
Sebagai informasi, Black & Decker adalah perusahaan asal Amerika Serikat yang dikenal dengan produk alat-alat rumah tangga dan pertukangan, seperti gergaji dan palu. Mungkin Mourinho sedemikian merasa frustrasi dengan fakta bahwa timnya tak kunjung berhasil mencetak gol selama 90 menit laga berjalan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Ungguli Lazio Dalam Perburuan Wonderkid Kroasia
Liga Inggris 30 Januari 2014, 20:20
-
Atletico Remehkan Peran Mourinho di Chelsea
Liga Champions 30 Januari 2014, 20:18
-
Mourinho: Salah Harus Perjuangkan Posisi Inti
Liga Inggris 30 Januari 2014, 19:56
-
Rangkuman Gosip Transfer Pekan Keempat Januari
Editorial 30 Januari 2014, 18:30
-
'Cedera Aguero Bukan Masalah Besar Buat City'
Liga Inggris 30 Januari 2014, 18:18
LATEST UPDATE
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
-
Seperti Wine, Makin Tua Makin Berkelas: Dialah Manuel Neuer!
Liga Champions 8 April 2026, 19:47
-
Ketika Semua Melambat di Hadapan David Raya Si Raja Nirbobol
Liga Champions 8 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR