Bola.net - Setelah menahan diri selama beberapa pekan, akhirnya David Moyes melakukan hairdryer treatment pertamanya bagi para pemain Manchester United menyusul kekalahan memalukan 1-4 dari rival sekota, Manchester City malam tadi (23/09).
Hairdryer treatment merupakan istilah yang populer digunakan saat Alex Ferguson masih menjabat sebagai manajer United. Kala itu Fergie memanggil pemain yang dirasa tampil mengecewakan, kemudian melampiaskan kekesalannya dengan berteriak dari jarak dekat, tepat di depan wajah sang pemain.
Pemain anyar United, Marouane Fellaini pernah mengungkapkan bahwa hairdryer treatment yang dilakukan Moyes di Everton cukup menakutkan, dan bahkan bisa lebih mengerikan ketimbang yang dilakukan Fergie.
Bukan tanpa alasan Moyes melakukan hal tersebut. Buruknya penampilan pasukannya dalam pertandingan semalam tidak hanya membuat mereka kalah di Derby Manchester, tapi juga menandai start musim terburuk United dalam satu dekade terakhir.
Manajer asal Skotlandia tersebut menyiratkan adanya hairdryer treatment tersebut dalam pernyataannya usai laga, seperti yang dilaporkan oleh Independent.
"Saya menyampaikan maksud saya kepada para pemain, dengan cara khusus yang pernah saya lakukan di klub lain saat saya pikir mereka bermain dengan buruk," ungkap Moyes kepada reporter.
"Mereka adalah pemain bagus dan tahu apakah mereka sedang bermain baik atau buruk. Saya bermain di stadion ini berkali-kali bersama Everton, tapi tak pernah mengalami kekalahan seburuk ini."
Lebih lanjut menganggap bahwa sikap tegasnya dibutuhkan untuk bisa mengangkat kembali performa tim yang sejauh ini baru meraih dua kemenangan dari lima laga awal.
"Saya akan membuat mereka tersadar dan segera bangkit. Saya pikir berdasarkan pengalaman yang dialami dengan manajer terdahulu, mereka akan bereaksi dengan perlakuan tersebut," imbuh Moyes. [initial]
Baca Juga:
Hairdryer treatment merupakan istilah yang populer digunakan saat Alex Ferguson masih menjabat sebagai manajer United. Kala itu Fergie memanggil pemain yang dirasa tampil mengecewakan, kemudian melampiaskan kekesalannya dengan berteriak dari jarak dekat, tepat di depan wajah sang pemain.
Pemain anyar United, Marouane Fellaini pernah mengungkapkan bahwa hairdryer treatment yang dilakukan Moyes di Everton cukup menakutkan, dan bahkan bisa lebih mengerikan ketimbang yang dilakukan Fergie.
Bukan tanpa alasan Moyes melakukan hal tersebut. Buruknya penampilan pasukannya dalam pertandingan semalam tidak hanya membuat mereka kalah di Derby Manchester, tapi juga menandai start musim terburuk United dalam satu dekade terakhir.
Manajer asal Skotlandia tersebut menyiratkan adanya hairdryer treatment tersebut dalam pernyataannya usai laga, seperti yang dilaporkan oleh Independent.
"Saya menyampaikan maksud saya kepada para pemain, dengan cara khusus yang pernah saya lakukan di klub lain saat saya pikir mereka bermain dengan buruk," ungkap Moyes kepada reporter.
"Mereka adalah pemain bagus dan tahu apakah mereka sedang bermain baik atau buruk. Saya bermain di stadion ini berkali-kali bersama Everton, tapi tak pernah mengalami kekalahan seburuk ini."
Lebih lanjut menganggap bahwa sikap tegasnya dibutuhkan untuk bisa mengangkat kembali performa tim yang sejauh ini baru meraih dua kemenangan dari lima laga awal.
"Saya akan membuat mereka tersadar dan segera bangkit. Saya pikir berdasarkan pengalaman yang dialami dengan manajer terdahulu, mereka akan bereaksi dengan perlakuan tersebut," imbuh Moyes. [initial]
Baca Juga:
Review: The Citizens Birukan Derby Manchester Moyes: Rooney Tak Pantas Berada di Tim Yang Kalah Moyes Berjanji Segera Perbaiki Performa United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
United Kalah, Giggs Ternyata Marahi Wasit
Liga Inggris 23 September 2013, 19:53
-
Aguero: Semua Pemain City Adalah Pahlawan
Liga Inggris 23 September 2013, 18:28
-
Rooney: Bunuh Liverpool, Harga Mati!
Liga Inggris 23 September 2013, 16:06
-
United KO, Moyes Curigai Jadwal Premier League
Liga Inggris 23 September 2013, 14:28
-
7 Pelajaran Yang Bisa Diambil Dari Derby Manchester
Editorial 23 September 2013, 13:42
LATEST UPDATE
-
Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 13:16
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR