Bola.net - - Martin Keown percaya Mesut Ozil harus memberikan lebih dari 100 persen kemampuannya untuk kembali merebut tempat utama di Arsenal. Ozil harus puas duduk di bangku cadangan dalam beberapa pertandingan terakhir karena dianggap kurang memuaskan.
Ozil akhirnya kembali ke starting line-up Arsenal ketika mengalahkan Qarabag dengan skor tipis 1-0 di laga lanjutan Liga Europa, Jumat (14/12) dini hari WIB tadi. Dia bermain apik meski baru saja pulih dari cedera punggung.
Kemampuan Ozil memang tak perlu diragukan lagi. Pemain berdarah Jerman ini dijuluki rasa assist karena kemampuan mengumpan yang luar biasa. Ozil juga bisa mengubah aliran permainan dalam sekejap.
Meski demikian, Ozil memiliki masalah sikap dan mental. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini:
Kesempatan Ozil
Menurut Keown, Ozil telah membuktikan kemampuannya di pertandingan kontra Qarabag tersebut. Emery sudah terbuksi sebagai pelatih yang memilih pemain berdasarkan performa, bukan nama besarnya.
"Itu adalah kesempatan untuk Ozil, kesempatan untuk membuktikan kemampuannya setelah cedera punggung," ungkap Keown di Daily Mail.
"Dia harus membuktikan bahwa dia ingin bekerja keras ketika tak menguasai bola sama baiknya dengan saat memainkan ola, dia harus membuktikan kemampuannya untuk kembali ke dalam tim, dan dia sudah menunjukkan itu."
Manja

Meski demikian, ada satu masalah Ozil yang harus dikembangkan. Ozil terlalu lemah dalam duel-duel fisik, gaya bermain seperti Ozil kurang tepat untuk kerasnya Premier League.
"Emeru sudah membuktikan dia tak mementingkan reputasi pemain, tetapi Ozil adalah kasus menarik dengan umpan-umpannya, dia bisa mengubah permainan, semuanya ada, ini hanya soal apakah dia ingin melakukannya cukup baik."
"Dia memiliki kemampuan untuk mengubah permainan tetapi dia butuh waktu nyaris selama lima menit untuk memulihkan diri dari sedikit benturan, dan hal itulah yang harus dia kembangkan," tutupnya.
Berita Video
Berita video time out yang membahas enam atlet yang sering dicari pada mesin pencarian Google pada tahun 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah Emery yang Tak Diperlakukan dengan Hormat di PSG
Liga Inggris 14 Desember 2018, 21:16
-
Petit Kecam Menurunnya Standar Kesuksesan Tim-tim EPL
Liga Inggris 14 Desember 2018, 20:48
-
Paul Merson: Arsenal Sudah Lama Menunggu Lucas Torreira
Liga Inggris 14 Desember 2018, 20:00
-
Ini Penyebab Unai Emery Sukses Bangkitkan Arsenal
Liga Inggris 14 Desember 2018, 19:20
-
Sikut Arsenal, AC Milan Terdepan Dapatkan Julian Weigl
Liga Italia 14 Desember 2018, 18:40
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR