
Bola.net - Performa gemilang Moises Caicedo saat Chelsea menghajar West Ham 5-1 menuai pujian setinggi langit. Gelandang asal Ekuador itu tampil sangat dominan dan menjadi kunci kemenangan The Blues di London Stadium.
Meskipun Joao Pedro dinobatkan sebagai Man of the Match, penampilan Caicedo dinilai jauh lebih impresif dan berpengaruh. Ia tidak hanya sukses mencetak gol, tetapi juga mampu mengontrol total jalannya permainan dari lini tengah.
Penampilan kelas dunia ini sekaligus menjadi jawaban telak atas segala keraguan yang mengiringi kariernya di Stamford Bridge. Caicedo membuktikan kualitasnya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di Premier League saat ini.
Dominasi total Caicedo di jantung permainan sukses membuat West Ham tak berkutik setelah sempat unggul cepat. Berikut adalah ulasan performa sang gelandang yang menjadi mimpi buruk bagi lawannya malam itu.
Lebih Impresif dari Man of the Match
Chelsea memang berhasil mencatatkan kemenangan tandang terbesar mereka atas West Ham. Joao Pedro menjadi bintang utama di laga tersebut dengan torehan satu gol dan dua assist.
Statistik Moises Caiceido saat melawan West Ham. (c) fotmob
Namun, sorotan yang lebih dalam layak diberikan kepada Moises Caicedo di lini tengah. Perannya sebagai gelandang nomor 6 terbukti sangat vital bagi keseimbangan permainan pasukan Enzo Maresca.
Pemain berusia 23 tahun itu berhasil mencetak gol keempat Chelsea dalam pertandingan tersebut. Gol itu seolah menjadi mahkota yang melengkapi penampilan solidnya sepanjang 90 menit penuh.
Bisa dibilang, Caicedo adalah mesin penggerak dari semua hal positif yang dilakukan oleh Chelsea. Ia menjadi tembok kokoh saat bertahan sekaligus inisiator serangan berbahaya dari lini kedua.
Jawaban Telak untuk yang Meragukan
Performa Caicedo di laga ini menjadi bukti nyata akan kualitas dan potensi besarnya. Ia sukses membungkam semua kritik yang selama ini kerap dialamatkan kepadanya.
Sejak kepindahannya yang memecahkan rekor dari Brighton, Caicedo sempat mengalami awal karier yang lambat. Beberapa pengamat, seperti legenda Manchester United Paul Scholes, bahkan sempat menyebutnya sebagai pemain yang overrated.
Akan tetapi, dalam laga melawan West Ham, ia menunjukkan kelas yang sesungguhnya. Caicedo praktis membuat West Ham tidak memiliki peluang berarti setelah gol cepat yang dicetak oleh Lucas Paqueta.
Tak hanya kuat dalam bertahan, ia juga terus-menerus memecah garis pertahanan lawan dengan umpan-umpannya. Visi bermain dan operan terobosannya menjadi awal dari banyak serangan mematikan The Blues.
Kualitas yang Diakui Graham Potter
Penampilan dominan Caicedo ini seolah menjadi sebuah pengingat bagi mantan manajernya. Graham Potter, yang kini menangani West Ham, pernah merasakan secara langsung betapa berbahayanya sang gelandang.
Potter, yang pernah melatih Caicedo di Brighton, sebelumnya sudah mengakui kualitas luar biasa sang pemain. Ia memuji Caicedo sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu lapar untuk belajar.
"Dia orang yang sangat baik. Rendah hati, ingin belajar dan berkembang serta berjuang untuk tim. Sebagai seorang manusia, dia top, sangat senang untuknya," kata Potter di Premier League Productions.
"Saya pikir wajar jika ada tekanan. Tim berusaha berfungsi lebih baik dari sebelumnya, dia datang dengan harga £100 juta atau berapa pun itu dan Anda mengharapkan banyak untuk uang sebanyak itu," lanjutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Estevao Adalah Neymar-nya Chelsea
Liga Inggris 23 Agustus 2025, 16:00
-
Apa Rahasia Comeback Fantastis Chelsea Saat Melawan West Ham?
Liga Inggris 23 Agustus 2025, 15:31
-
Inilah Alasan Cole Palmer Tidak Tampil Hadapi West Ham
Liga Inggris 23 Agustus 2025, 11:26
LATEST UPDATE
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR