Bola.net - Paul Pogba dianggap sebagai kambing hitam setiap kali Manchester United menelan hasil buruk atau tampil mengecewakan. Pogba merupakan pemain terbaik Setan Merah yang diharapkan mampu melakukan segalanya seorang diri.
Pogba merupakan pemain yang paling sering dikritik. Performa Pogba tidak pernah memuaskan. Publik Old Trafford seakan-akan meminta Pogba memikul seluruh beban tim. Namun, Pogba bukan Lionel Messi, dia tidak bisa membuat keajaiban setiap saat.
Tekanan besar itu tampaknya membuat Pogba mulai lelah. Dewasa ini, dia disebut siap meninggalkan MU untuk klub yang lebih baik. Belum jelas ke mana tujuan Pogba, tetapi Real Madrid dan Juventus dinilai sebagai calon sempurna.
Mantan bek MU, Danny Higginbotham mengaku prihatin pada situasi Pogba. Dia merangkum kesulitan Pogba dengan cukup jelas. Jika dibandingkan dengan tim lain, Pogba seakan-akan pemain yang paling sial perihal mewakili nama besar klub.
"Pada beberapa kesempatan, saya kira dia [Pogba] terlalu banyak dinaungi kritik negatif. Lihat saja tim-tim top di Premier League saat ini. Ketika anda bicara soal Liverpool, anda membahas kolektivitas, anda bicara soal Mane, Firmino, dan Salah," buka Higginbotham kepada talkSPORT.
"Ketika anda bicara soal Manchester City, anda membahas De Bruyne, kedua Silva [David dan Bernardo], Sterling, dan Aguero. Dan Tottenham ada nama Kane, Alli, Eriksen, dan Son."
"Sementara Manchester United, ketika ada sesuatu yang keliru, itu pasti kesalahan Paul Pogba," sambungnya.
Baca komentar Higginbotham selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pogba Frustrasi
Akhir pekan lalu, pada salah satu acara promosi di Jepang, Pogba meluapkan isi hatinya. Kalimatnya panjang, salah sepenggal: "Saya kira ini merupakan waktu yang bagus bagi saya untuk menjajal tantangan baru di tempat lain," tegas Pogba.
Komentar itu lantas menuai berbagai respons. Sebagian fans MU kesal dan berharap Pogba segera pergi, sebagian yang lain menggandoli kepergian Pogba. Bagaimanapun, Higginbotham yakin komentar itu mempersulit posisi Pogba.
"Itu luapan frustrasi, sebab anda melihat cara dia bermain dan terkadang dia tampil buruk. Saya 100 persen setuju dengan fans soal apa yang dia lakukan akhir pekan lalu [hasrat pergi], itu tidak membantunya atau membuatnya dicintai fans MU," sambung Higginbotham.
"Namun, saya kira dia sudah terlalu banyak disalahkan, ketika - tidak peduli siapa anda, mungkin kecuali Messi dan Ronaldo - dia tidak bisa melakukan segalanya seorang diri. Sesederhana itu," pungkasnya.
Baca Juga:
- Diincar Manchester United, Jawaban Douglas Costa Ini Bikin Patah Hati
- Mourinho Sudah Lama Tertarik dengan Wan-Bissaka, MU Baru Bergerak Sekarang
- Bedah Statistik: Mungkinkah Manchester United Merindukan Paul Pogba?
- Butuh Uang, Solskjaer Restui Penjualan Paul Pogba dan Romelu Lukaku
- Solskjaer Hanya Kantongi 100 Juta Pounds di Bursa Transfer Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madrid dan MU Diyakini Akan Kembali Incar Pochettino
Liga Inggris 21 Juni 2019, 22:54
-
Timnas Inggris Siap Bantu MU Datangkan Aaron Wan-Bissaka
Liga Inggris 21 Juni 2019, 21:00
-
Lukaku Terima Tawaran Kontrak dari Inter Milan
Liga Italia 21 Juni 2019, 17:15
-
Declan Rice Menolak Pindah ke Manchester United
Liga Inggris 21 Juni 2019, 17:00
-
48 Jam Lagi, Aaron Wan-Bissaka Jadi Milik Manchester United
Liga Inggris 21 Juni 2019, 16:30
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR