
Bola.net - Chelsea akhirnya memecat pelatihnya, Thomas Tuchel. Performa Chelsea yang kurang optimal di awal musim menjadi penyebab utamanya.
Tuchel mengawali Premier League dengan kurang meyakinkan. Dari enam laga yang dijalani, Chelsea sudah menelan dua kekalahan mengejutkan oleh Leeds United dan Southampton.
Manajemen Chelsea akhirnya habis kesabaran setelah kekalahan memalukan 1-0 atas Dinamo Zagreb di laga perdana Liga Champions musim 2022/2023. Pemecatan Tuchel hanya berselang beberapa jam setelah kekalahan atas Dinamo Zagreb.
Pelatih berkebangsaan Inggris Graham Potter menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisi Tuchel. Namun Chelsea harus menyiapkan biaya untuk membajak Potter yang masih terikat kontrak di Brighton.
Namun Chelsea punya pengalaman yang kurang baik ketika dikomandoi pelatih asal Inggris. Sebelum Graham Potter, berikut rekam jejak pelatih Inggris di Chelsea.
David Webb
Today we say happy birthday to Chelsea legend David Webb! #CFC pic.twitter.com/8z6zeMr2Zv
— Chelsea FC (@ChelseaFC) April 9, 2015
Pelatih veteran asal Inggris, David Webb pernah menjadi juru taktik Chelsea pada musim 1992/1993. Namun karier Webb sebagai pelatih Chelsea hanya seumur jagung.
Webb hanya mampu bertahan selama empat bulan melatih The Blues. Ia bahkan hanya memainkan 13 laga Chelsea selama empat bulan.
Hasilnya, Webb hanya mampu menang lima di lima laga, kalah di empat laga, dan hasil imbang di empat laga. Dengan hasil tersebut, Webb hanya mendapat persentase poin sebesar 1,46 poin per laga.
Glenn Hoddle

Sehari setelah ditangani David Webb, Chelsea langsung menunjuk Glenn Hoddle sebagai pengganti. Uniknya Hoddle memainkan dua peran sekaligus yakni sebagai pelatih dan pemain di Chelsea.
Hoddle sanggup bertahan memainkan dua peran tersebut selama tiga musim. Namun pencapaiannya di Chelsea kurang begitu baik.
Hoddle memainkan 138 laga dengan persentase poin per laga sebesar 1,29. Prestasi terbaiknya bersama Chelsea hanya membawa mereka menuju Final Piala FA musim 1993/1994.
Steve Holland
Happy Birthday, Steve Holland! 🎉 pic.twitter.com/sY19qXhm0W
— Chelsea FC (@ChelseaFC) April 30, 2022
Pelatih asal Inggris lainnya yang pernah memimpin Chelsea adalah Steve Holland. Sebelum masuk ke tim utama, Holland juga pernah melatih tim muda Chelsea selama dua musim.
Performa apik Holland di skuat muda Chelsea membuatnya ditarik untuk menjadi asisten pelatih di tim utama. Performa baiknya di tim muda Chelsea juga berimbas cukup signifikan di tim utama.
Campur tangan Holland berhasil membawa Chelsea menjelma menjadi tim kuat Inggris. Ia berhasil membawa Chelsea memenangkan dua gelar Premier League, satu gelar Liga Champions dan satu gelar Liga Europa.
Frank Lampard

Legenda hidup Chelsea, Frank Lampard juga pernah merasakan kursi panas kepelatihan Chelsea. Lampard mulai melatih Chelsea pada musim 2019/2020.
Namun nasib Lampard sebagai pelatih tidak semulus saat menjadi pemain Chelsea. Lampard bertahan tidak sampai dua musim mengomandoi skuat utama The Blues.
Hasil buruk di Premier League musim 2020/2021 membuat kisah Lampard sebagai pelatih Chelsea usai. Saat itu Chelsea kalah lima dari sembilan laga terakhir Lampard di Premier League.
Sumber : Transfermarkt
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
- Nasib Jurgen Klopp Bakal Sama Seperti Thomas Tuchel? Kayaknya Engga Tuh!
- Dipecat Chelsea, Ini Sederet Gelar yang Dipersembahkan Thomas Tuchel
- Negosiasi Berjalan Positif, Graham Potter Segera Merapat ke Chelsea Gantikan Thomas Tuchel
- Kata Eks Chelsea Soal Pemecatan Tuchel: Brutal!
- Jitu! Prediksi Gary Neville Soal Masa Depan Thomas Tuchel di Chelsea Tepat Sasaran
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenapa Graham Potter Cocok untuk Chelsea? Nih Simak 3 Alasannya!
Liga Inggris 8 September 2022, 23:44
-
Graham Potter Siap Buat Sejarah Baru Bersama Chelsea
Liga Inggris 8 September 2022, 22:33
-
Graham Potter Resmi Jadi Manajer Baru Chelsea
Liga Inggris 8 September 2022, 22:09
-
Hikayat Thomas Tuchel: Tolak Manchester United untuk Dipecat Chelsea
Liga Inggris 8 September 2022, 21:29
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR