
Bola.net - Komentar kontroversial Paul Pogba baru-baru ini membuktikan kebenaran pendapat mantan pelatihnya, Jose Mourinho. Pogba terang-terangan mengaku lebih bahagia di Timnas Prancis daripada di Manchester United.
Ya, Pogba lagi-lagi tenggelam dalam kesulitan yang sama. Dia sekarang lebih sering dicadangkan dan spekulasi perihal masa depannya pun menguat. Baru-baru ini, sepertinya Pogba kelepasan bicara soal perbandingan di Prancis dan di MU.
"Bermain bersama Prancis seperti membuka jendela. Rasanya seperti menghirup udara segar ketika Anda bermain di sini," kata Pogba.
"Ini bukan berarti kami tidak menikmati permainan di level klub, tapi di sini memang berbeda. Kami seperti keluarga yang sebenarnya."
Komentar ini membuat Pogba dikecam, pun mengingatkan kembali akan pendapat Mourinho saat masih melatih MU beberapa tahun lalu. Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
TIdak bahagia di MU
Sudah bertahun-tahun Pogba tidak terlihat bahagia saat bermain di lapangan untuk MU. Tekanan label pemain termahal sepertinya membuat dia kesulitan.
Talenta Pogba luar biasa, keterampilannya tinggi, tapi entah mengapa dia tampak jauh lebih baik saat membela Timnas Prancis daripada di MU. Seolah-olah ada dua Pogba.
Komentar Pogba di atas pun semakin menegaskan gagasan tersebut. Dia mengaku lebih bahagia di Prancis, bukan di MU. Dan hal ini sebenarnya sudah pernah dikatakan Mourinho.
Sempurna untuk Pogba
Mourinho memang dicap gagal sebagai pelatih MU, padahal faktanya dia masih bisa mempersembahkan trofi. Mourinho pun pernah berselisih dengan Pogba, dan dia terang-terangan menyoroti perbedaan Pogba di timnas dan di klub.
"Saya kira Piala Dunia adalah habitat yang sempurna untuk pemain seperti dia [Pogba] memberikan kemampuan terbaiknya. Mengapa? Sebab turnamen berjalan tertutup selama sebulan, dia hanya bisa berpikir soal sepak bola," kata Mourinho.
"Sedangkan sepanjang musim [di level klub], Anda bisa menghadapi tim besar, lalu tim yang lebih kecil, lalu yang lebih kecil lagi."
"Itu bisa membuat Anda kehilangan fokus, kehilangan konsentrasi, lalu pertandingan besar lainnya tiba," imbuhnya.
Bisakah Pogba bangkit?
Artinya, melihat pengakuan Pogba dan pendapat Mourinho di atas, jelas masalah gelandang 27 tahun ini terletak pada fokus dan konsentrasi dari pekan ke pekan.
Pogba tidak bisa konsisten, padahal seharusnya dia bisa jadi pemain terbaik MU. Pertanyaannya, haruskah MU menunggu Pogba bangkit atau menjualnya dengan segera?
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Inginkan Jadon Sancho, MU Mungkin Harus Tiru Siasat Transfer Chelsea
- Kena Nutmeg Pemain 18 Tahun, Donny van de Beek Jadi Tertawaan di Timnas Belanda
- 12 Gol Pemain Chelsea di Jeda Internasional: Lampard Senyum Saat Klopp Murung
- Masih Ingat Adnan Januzaj? MU Ingin Pulangkan Doi ke Old Trafford
- Diam-Diam, Frank Lampard Dukung Ross Barkley di Aston Villa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Roma Masih Heran Kenapa MU Lepas Chris Smalling
Liga Inggris 18 November 2020, 21:00
-
Nego Kontrak Adama Traore Macet, MU Siaga Satu
Liga Inggris 18 November 2020, 20:40
-
Transfer Manchester United 'B' Aja, Andy Cole Membela
Liga Inggris 18 November 2020, 20:20
-
Manchester United Ditunggu Jadwal Neraka, Juan Mata: Gaskeun!
Liga Inggris 18 November 2020, 20:00
-
Pulang dari Uruguay, Edinson Cavani Berpotensi Positif Corona?
Liga Inggris 18 November 2020, 19:40
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR