
Bola.net - Chelsea hanya memberikan waktu yang singkat buat Thomas Tuchel, untuk membuktikan diri. Akan tetapi, sang pelatih juga mampu menebus kepercayaan tersebut hanya dalam rentang waktu lebih cepat dari harapan.
Tuchel diangkat sebagai pelatih Chelsea pada awal bulan Januari 2021 kemarin. Hanya selang beberapa hari setelah mereka memecat pelatih sebelumnya sekaligus legenda klub, Frank Lampard.
Dalam pengumumannya, diketahui bahwa Chelsea hanya memberikan kontrak berdurasi 18 bulan untuk pelatih asal Jerman tersebut. Durasi inilah yang dianggap sebagai bentuk ketidakpercayaan manajemen klub terhadap Tuchel.
Namun dalam waktu singkat, Tuchel membuat publik terkesima dengan perubahan yang dibawa. Chelsea menjelma jadi salah satu klub yang akrab dengan kemenangan dan punya peluang besar untuk menjadi juara Liga Champions musim ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mungkinkah Bertahan Lama?
Tuchel sudah mengubah wajah Chelsea menjadi klub yang menakutkan lagi di Eropa. Lantas, apakah dirinya bakalan bertahan dalam waktu yang lama? Setidaknya lebih panjang dari durasi kontraknya saat ini.
Mantan pelatih PSG tersebut punya keyakinan yang kuat. Ia berkata kalau, suatu hari nanti, klub bakalan menyodorkan kontrak baru berdurasi lebih panjang.
"Buat saya, ya, rasanya seperti itu [klub jangka panjang]. Saya tidak ingin bersembunyi dari itu dan bermain. Rasanya saya telah berada di tempat dan waktu yang sempurna. Rasanya sangat, sangat baik," ujarnya kepada CBS Sports.
"Harapannya bisa seperti ini tapi saya tahu bahwa kami harus berprestasi. Ini soal penempatan waktu, bukan cuma hasil tapi juga kadang soal hubungan, momen, tim. Semua terasa sangat, sangat baik sekarang," lanjutnya.
Masalah Lini Depan Chelsea
Sebelum memikirkan soal kontrak baru, ada baiknya Tuchel memusatkan perhatian kepada lini depan Chelsea. Mereka terbilang minim memenangkan pertandingan dengan jumlah skor yang mencolok karena lini depannya sedang bermasalah.
"Ini adalah kisah yang membutuhkan semua energi agar bisa dikembangkan. Mungkin salah stu yang terberat karena pada akhirnya ini soal konversi," tambahnya.
"Kami membuat sentuhan dalam kotak di area yang krusial, menciptakan peluang dengan itu, kami punya harapan gol. Namun kami kurang dalam hal konversi," pungkasnya.
Berdasarkan catatan, Chelsea di era Tuchel hanya mampu membukukan total 33 gol saja. Sementara waktu ditukangi Lampard, the Blues mampu menghasilkan 47 gol.
(CBS Sports)
Baca Juga:
- Chelsea Coba Tikung Juventus untuk Transfer Gianlugi Donnarumma
- Naasnya Eden Hazard: Ingin Balik ke Chelsea, Tapi Chelsea Ogah Balikan
- Tinggalkan Chelsea, Tammy Abraham Hijrah ke Jerman?
- Jelang Final Liga Champions, Chelsea Dapat Dua Tambahan Amunisi
- Join Battle Kickstox Saham Bola Edisi Final Liga Champions dan Rebut Hadiahnya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maignan Tuntas, Milan Tambah Dua Pemain Prancis Lagi?
Liga Italia 28 Mei 2021, 22:26
-
Jadi Dambaan MU dan Chelsea, Atletico Madrid Lepas Saul Niguez?
Liga Inggris 28 Mei 2021, 21:00
-
Perkuat Lini Serang, Chelsea Boyong Bintang Bundesliga Ini?
Bundesliga 28 Mei 2021, 19:00
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR