Dalam pertandingan antara Manchester United melawan Leicester City, Huth menjambak rambut Fellaini dan Fellaini menyikut leher Huth. Akibat tindakan itu, kedua pemain dihukum dengan larangan bertanding tiga kali.
Fellaini merasa hukuman itu tidak adil. Ia mengaku sikutannya hanya sebuah reaksi karena dijambak Huth. dalam tayangan ulang, terlihat Fellaini sebenarnya sudah melayangkan sikutnya sebelum dijambak.
"Mungkin kadang saya ini terlalu cepat bereaksi. Itu sudah sifat saya. Tapi ketika seseorang menjambak anda, normal saja jika anda bereaksi. Dalam hal ini, saya tidak pantas dihukum Dia menjambak rambut saya dan leher saya sakit. Saya hanya bereaksi," cetus Fellaini kepada The Sun.
Fellaini sendiri sebenarnya sudah lolos dari banyak hukuman akibat menyikut. Beberapa korban sikut Fellaini antara lain adalah Pablo Zabaleta, Joe Allen, Emre Can dan Ron Vlaar. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyerang Palace: Rashford Harus Tetap Membumi
Liga Inggris 21 Mei 2016, 22:15
-
Ferdinand Sesalkan Kegagalan MU Tembus Liga Champions
Liga Inggris 21 Mei 2016, 21:40
-
Usai Final Piala FA, Manchester United Resmikan Mourinho?
Liga Inggris 21 Mei 2016, 20:00
-
Bos Palace: Van Gaal Tengah Tertekan
Liga Inggris 21 Mei 2016, 20:00
-
Liga Inggris 21 Mei 2016, 19:40

LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR