Olsson memutuskan pergi dari dan bergabung dengan klubnya saat ini pada 2015 silam.
"Jelas kini semuanya sudah berbeda, namun Manchester United masih tim top," tutur Olsson pada Ekstra Bladet.
"Mereka tidak bermain bagus dan tidak ada di level yang sebelumnya biasa ditunjukkan oleh United. Namun saya kira mereka sedikit membaik jika dibandingkan beberapa bulan lalu. Mereka lebih punya fighting spirit."
Sementara itu, striker Vaclad Kadlec mengatakan: "Manchester favorit, namun sepakbola amat gila, dan Anda tidak pernah tahu siapa yang akan menang. Bersama Sparta Praha, saya pernah bermain melawan Chelsea dan Liverpool, saya kira ini levelnya sama."
"Kami juga harus bermain melawan tim seperti Copenhagen. Tim lawan terdiri dari manusia biasa, dan bukan robot. Kami punya peluang menang." [initial]
(bla/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Watford: Troy Deeney Pantas Gantikan Rooney
Piala Eropa 18 Februari 2016, 23:43
-
Sulit Tembus Empat Besar EPL, Van Gaal Incar Juara Liga Europa
Liga Eropa UEFA 18 Februari 2016, 23:03
-
MU Dikritik Karena Lepas Drinkwater
Liga Inggris 18 Februari 2016, 22:49
-
Ketimbang Liga Europa, Van Gaal Lebih Utamakan FA Cup
Liga Inggris 18 Februari 2016, 22:36
-
Cadangan di MU, Romero Dapat Tawaran Pulang Kampung
Liga Inggris 18 Februari 2016, 22:29
LATEST UPDATE
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
-
Benarkah Chicago Fire PDKT ke Robert Lewandowski?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 16:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR